Label Baked Tak Menjamin Keripik Lebih Sehat, Ini Faktanya
Keripik baked belum tentu lebih sehat, ahli gizi jelaskan perbedaan dan cara memilih camilan yang tepat.
Foto ilustrasi mencuci muka. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA— Kebiasaan melewatkan cuci wajah sebelum tidur ternyata berdampak langsung pada kondisi kulit, mulai dari munculnya jerawat hingga wajah tampak kusam. Kondisi ini sering terjadi karena kelelahan setelah beraktivitas atau merasa wajah tidak terlalu kotor.
Padahal, sepanjang hari kulit terpapar debu, polusi, dan sisa riasan yang tidak selalu terlihat. Tanpa dibersihkan, kotoran tersebut menumpuk dan memicu berbagai masalah kulit dalam jangka pendek maupun panjang.
Dampak yang Sering Tidak Disadari
Tidak mencuci wajah di malam hari bisa memicu sejumlah gangguan pada kulit. Berikut beberapa dampak yang kerap terjadi seperti dikutip dari Boldsky, Sabtu (28/3/2026):
Kebiasaan Sederhana yang Berdampak Besar
Membersihkan wajah sebelum tidur menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan kulit. Kebiasaan ini membantu mengangkat kotoran, minyak, serta sisa produk yang menempel setelah aktivitas seharian.
Selain menjaga kebersihan kulit, rutinitas ini juga mendukung proses regenerasi alami sehingga wajah terlihat lebih segar saat bangun di pagi hari.
Dengan menjadikannya bagian dari rutinitas harian, risiko berbagai masalah kulit dapat ditekan sekaligus menjaga tampilan wajah tetap sehat dan cerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Boldsky
Keripik baked belum tentu lebih sehat, ahli gizi jelaskan perbedaan dan cara memilih camilan yang tepat.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG prakirakan cuaca DIY Rabu 15 Juli 2026: berawan merata di 5 kabupaten/kota. Suhu 20-31°C, kelembapan 47-96%. Waspada perubahan cuaca mendadak.
Menkeu Purbaya menyebut APBN 2025 berjalan efisien dan meraih WTP ke-10, didukung pertumbuhan ekonomi 5,11 persen.
BPS Kota Jogja mencatat Sensus Ekonomi 2026 mencapai 46%. Responden kini dapat mengisi data mandiri melalui layanan CAPI.
PDAM Sleman menyiapkan cadangan air hingga ratusan liter per detik untuk mengantisipasi kemarau. Wilayah rawan kekeringan kini makin terkendali.