Kebiasaan Manis Berlebihan Bisa Ganggu Kinerja Otak
Konsumsi gula dan karbohidrat berlebih bisa ganggu otak dan picu masalah mental, ini penjelasannya.
Foto ilustrasi teh. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kebiasaan menambahkan berbagai bahan ke dalam teh ternyata dapat mengurangi bahkan merusak manfaat kesehatannya. Padahal, teh dikenal sebagai minuman yang kaya polifenol dan flavonoid yang berperan penting dalam menurunkan risiko penyakit jantung serta mendukung umur panjang.
Seperti dikutip dari Health.com, Rabu (25/3/2026), temuan ini menjadi perhatian karena banyak orang tanpa sadar mencampurkan bahan tertentu yang justru mengganggu senyawa aktif dalam teh. Akibatnya, manfaat yang seharusnya diperoleh dari secangkir teh bisa berkurang.
Campuran yang Mengganggu Kandungan Teh
Salah satu bahan yang paling umum adalah susu atau krim hewani. Penambahan ini diketahui dapat menurunkan kadar polifenol dalam teh, sehingga efek antioksidannya tidak maksimal.
Jika tetap ingin menggunakan susu, disarankan untuk menambahkannya setelah teh diseduh dan dalam kondisi hangat, serta tidak membiarkan teh terlalu lama terendam.
Gula juga menjadi bahan yang sering ditambahkan. Meski membuat rasa lebih manis, gula dapat mengganggu integritas senyawa sehat dalam teh. Alternatif seperti kayu manis bisa digunakan untuk memberi rasa tanpa mengurangi manfaatnya.
Bahan yang Berisiko bagi Kesehatan
Minyak atsiri sering dianggap aman karena berasal dari tumbuhan, tetapi belum ada bukti cukup yang mendukung keamanannya untuk dikonsumsi langsung. Konsentrasinya yang tinggi bahkan bisa memicu efek serius pada tubuh.
Air yang direbus berulang kali juga memengaruhi kualitas teh. Air yang sudah kehilangan kandungan oksigen akan membuat rasa teh menjadi datar serta berpotensi merusak senyawa di dalamnya jika terlalu panas.
Penggunaan kantong teh berbahan plastik turut menjadi sorotan. Penelitian menunjukkan kantong ini dapat melepaskan mikroplastik dan nanoplastik ke dalam air panas, yang berpotensi berdampak pada kesehatan jangka panjang.
Pemanis buatan seperti aspartam juga perlu diwaspadai. Organisasi Kesehatan Dunia menyebut konsumsi jangka panjang dapat meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung, hingga kematian. Bahkan, ada indikasi potensi karsinogenik dari zat tersebut.
Alternatif Lebih Aman untuk Menikmati Teh
Meski beberapa bahan tidak disarankan, teh tetap bisa dinikmati dengan tambahan yang lebih sehat. Bahan seperti lemon, madu, mint, jahe, susu nabati, dan kayu manis dapat memperkaya rasa sekaligus memberi manfaat tambahan.
Dengan memilih bahan yang tepat, manfaat teh sebagai minuman sehat tetap bisa diperoleh tanpa harus mengorbankan kualitas nutrisinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Health
Konsumsi gula dan karbohidrat berlebih bisa ganggu otak dan picu masalah mental, ini penjelasannya.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.