Kasus Santri Lombok Tengah, LPA Soroti Aplikasi Khusus Gay
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Ilustrasi makanan diet. - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA — Memasuki usia di atas 50 tahun, pria kerap dihadapkan pada berbagai keluhan kesehatan seperti nyeri sendi, gangguan jantung, hingga penurunan massa otot. Namun, ada ancaman lain yang tak kalah penting untuk diwaspadai, yakni peradangan dalam tubuh yang meskipun berperan dalam proses penyembuhan dan sistem imun, dapat berdampak buruk jika berlangsung berlebihan.
Peradangan sebenarnya merupakan proses alami yang dihasilkan metabolisme tubuh manusia. Namun, tubuh memiliki mekanisme anti-inflamasi untuk mengendalikannya agar tetap seimbang. Ahli gizi Dustin Moore, PhD, RD, yang dikutip dari laman Eatingwell, Sabtu, menjelaskan bahwa gaya hidup, terutama pola makan, memiliki pengaruh besar terhadap tingkat peradangan dalam tubuh.
“Metabolisme manusia normal secara alami menghasilkan peradangan di seluruh tubuh, tetapi tubuh akan mengendalikannya melalui jalur anti-inflamasi,” ujar Moore.
Ia menambahkan bahwa makanan tertentu dapat memicu peradangan, sementara makanan lainnya justru membantu meredakannya. Oleh karena itu, pria berusia 50 tahun ke atas disarankan memilih menu harian yang kaya nutrisi anti-inflamasi.
Salah satu kelompok makanan yang dianjurkan adalah ikan berlemak seperti salmon, teri, herring, dan sarden. Jenis ikan ini mengandung asam lemak omega-3 yang berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung sekaligus menekan peradangan.
Selain itu, buah beri juga menjadi pilihan yang sangat baik. Kandungan antioksidan yang tinggi pada buah beri membantu mengurangi peradangan serta menurunkan risiko berbagai penyakit kronis.
“Buah beri juga menyediakan serat dalam jumlah yang baik, komponen penting dalam pola makan yang sering kali kurang dikonsumsi oleh pria lanjut usia,” kata Moore.
Kacang-kacangan juga disarankan untuk dikonsumsi secara rutin. Makanan ini kaya akan senyawa tumbuhan yang bersifat anti-inflamasi serta serat yang dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan berbagai jenis kanker.
Tak kalah penting, sayuran silangan seperti brokoli, bunga kol, dan kubis brussels mengandung flavonoid utama seperti quercetin dan kaempferol. Senyawa ini diketahui mampu membantu mengurangi peradangan serta menurunkan risiko kanker kolorektal dan prostat yang kerap menyerang pria.
Sementara itu, oat juga memberikan manfaat besar bagi kesehatan usus. Konsumsi oat dapat meningkatkan produksi asam lemak rantai pendek di usus besar, yang berfungsi memberi makan bakteri baik di dalam usus, membantu menekan risiko kanker usus besar, serta mengurangi peradangan di saluran pencernaan.
Selain memperhatikan asupan makanan anti-peradangan, Moore juga merekomendasikan pengelolaan stres sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Aktivitas seperti olahraga teratur, bergerak aktif, maupun menjalani hobi dinilai efektif membantu menjaga keseimbangan tubuh sekaligus mendukung kesehatan secara menyeluruh bagi pria di usia lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini digelar di Kapanewon Godean mulai pukul 08.30–13.00 WIB. Berikut syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini dibuka di Alun-Alun Kidul dan drive thru Balai Kota Jogja. Cek syarat perpanjangan SIM terbaru.
Arsenal juara Liga Inggris 2026 setelah Manchester City ditahan Bournemouth 1-1. The Gunners akhiri penantian gelar selama 22 tahun.
SIM keliling Gunungkidul hari ini hadir di Patuk. Cek jadwal SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, hingga layanan Satpas terbaru.
Bantul siapkan guru SD hadapi Bahasa Inggris wajib 2027. Pelatihan dan komunitas belajar mulai dibentuk.