Basarnas Bali Evakuasi Jenazah ABK MV Shandong De Yu ke Benoa
Basarnas Bali mengevakuasi jenazah kru kapal MV Shandong De Yu asal China yang meninggal di Selat Badung setelah diduga mengalami gangguan kesehatan.
Kapur Barus.ist/freepik
Harianjogja.com, JAKARTA— Kapur barus selama ini identik sebagai pengharum ruang dan pengusir serangga. Namun di balik fungsi dasarnya, bahan beraroma tajam ini ternyata memiliki banyak manfaat lain untuk kebutuhan rumah tangga hingga penanganan sehari-hari.
Dengan kandungan senyawa aktif dan sifat aromatiknya, kapur barus dapat dimanfaatkan secara lebih luas—asal digunakan dengan benar dan tetap memperhatikan aspek keamanannya.
Berikut rangkuman manfaat kapur barus dari berbagai sumber:
1. Mengusir Serangga di Dalam Rumah
Aroma kuat kapur barus terbukti tidak disukai kecoa, semut, nyamuk, maupun kutu kecil. Meletakkannya di area rawan serangga seperti bawah wastafel, dekat tempat sampah, atau pojok ruang yang lembap dapat membantu menghalau hama tanpa bahan kimia semprot. Cara ini juga ekonomis, cukup mengganti kapur barus ketika baunya memudar.
2. Membantu Mencegah Masuknya Tikus
Tikus cenderung menghindari bau menyengat dari kapur barus. Penempatannya di jalur pergerakan tikus—misalnya di dapur, dekat lubang dinding, atau ruang penyimpanan—dapat mencegah hewan pengerat tersebut masuk. Meski bukan pembasmi, metode ini cukup efektif sebagai langkah pencegahan.
3. Mengurangi Jamur dan Kelembapan
Kapur barus dapat membantu menekan kelembapan di ruang tertutup seperti lemari, gudang, atau kotak penyimpanan. Efeknya mampu mengurangi bau apek dan memperlambat pertumbuhan jamur. Namun penggunaan ini sebaiknya tetap dibarengi ventilasi yang baik agar hasilnya lebih optimal.
4. Mengatasi Bau Tak Sedap pada Sepatu
Sepatu yang sering digunakan mudah menimbulkan bau akibat keringat dan bakteri. Kapur barus dapat ditempatkan di dalam sepatu semalaman untuk membantu menetralkan aroma tersebut. Meski demikian, kebersihan kaki dan sepatu tetap harus dijaga agar hasilnya maksimal.
5. Mengurangi Bau pada Tempat Sampah
Aroma tidak sedap dari tempat sampah dapat ditekan dengan menempatkan kapur barus di bagian dasar atau wadah terpisah di sekitarnya. Bau dari sampah basah maupun sisa makanan bisa berkurang, terutama bila disertai kebiasaan mengganti kantong sampah secara rutin.
Cara Aman Menggunakan Kapur Barus
Meski bermanfaat, kapur barus harus digunakan secara hati-hati. Hindari menaruhnya di area yang mudah dijangkau anak-anak dan hewan peliharaan. Jauhkan dari kontak langsung dengan kulit dalam waktu lama, dan pastikan sirkulasi udara baik jika digunakan di ruang tertutup agar aromanya tidak terlalu menyengat.
Gunakan sesuai kebutuhan agar manfaatnya optimal tanpa memunculkan risiko yang tidak diinginkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Basarnas Bali mengevakuasi jenazah kru kapal MV Shandong De Yu asal China yang meninggal di Selat Badung setelah diduga mengalami gangguan kesehatan.
Penampilan impresif Timnas Tanjung Verde di Piala Dunia 2026 memicu lonjakan minat wisatawan dunia. Negara kepulauan di Afrika Barat ini menawarkan pantai tropi
Gianni Infantino dilaporkan ke IOC atas dugaan intervensi kasus Balogun & hubungan dengan Trump. FairSquare tuduh pelanggaran netralitas, FIFA bantah.
WhatsApp siapkan cloud backup sendiri untuk iPhone, bebas iCloud! Kuota 2GB gratis, 50GB berbayar, enkripsi end-to-end otomatis. Simak detailnya.
BPKA DIY menegaskan pergeseran anggaran kajian renovasi Stadion Mandala Krida tidak memerlukan persetujuan BPKA dan cukup disetujui Pengguna Anggaran.
Spanyol 2026 sukses mencapai final Piala Dunia dengan gaya bermain yang berbeda dari generasi juara dunia 2010. Lamine Yamal menjadi simbol transformasi La Roja