Gol Cepat Joel Vinicius Bawa Arema Unggul atas PSIM Jogja
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
Ilustrasi ginjal. - Foto ini dibuat oleh AI/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Saat ini banyak sekali minuman perusak ginjal yang diam-diam sering dikonsumsi. Padahal, ginjal mengemban tugas penting seperti, menyaring dan membuang racun, menyeimbangkan cairan, dan menjaga kadar mineral dan elektrolit tetap normal.
BACA JUGA: Tanggapan Taufik Hidayat Soal Menpora Diganti
Berikut minuman perusak ginjal yang sering ditemukan dan dikonsumsi masyarakat:
1. Minuman soda
Minuman soda dalam jangka panjang bisa menyebabkan ginjal rusak. Times of India menyebut, minuman soda mengandung asam fosfat yang memberikan sensasi 'tusukan' yang tajam. Studi menunjukkan asupan tinggi asam fosfat meningkatkan risiko kerusakan ginjal dan batu ginjal.
2. Minuman buah kemasan
Dikemas dengan label 'healthy' membuat minuman buah kemasan terlihat menarik dan menyehatkan. Padahal, asupan tinggi gula berkontribusi pada kenaikan insulin, tekanan darah, dan lama-kelamaan memicu masalah ginjal kronis. Meski minuman memiliki label 'no added sugar', penggunaan gula pengganti juga tidak baik untuk ginjal.
3. Minuman beralkohol
Minuman beralkohol sebaiknya tidak dijadikan minuman rutin sebab kandungan alkohol membuat ginjal harus bekerja lebih keras. Minuman beralkohol pun dicap sebagai minuman perusak ginjal.
4. Minuman energi
Minuman ini juga mampu meningkatkan kewaspadaan sehingga tak heran minuman energi laris di kalangan pekerja.
Hanya saja, kandungan tinggi kafein, gula tambahan, dan vitamin sintetis akan memicu stimulasi berlebihan pada ginjal. Kafein sendiri bisa membuat tubuh dehidrasi sehingga menurunkan aliran darah ke ginjal.
5. Sports drink
Sebagian orang menganggap minuman ini menghidrasi tubuh dengan cepat sehingga dikonsumsi rutin. Namun jangan lupa, minuman ini bisa jadi minuman perusak ginjal sebab mengandung gula, garam, dan pewarna sintetis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan rebound pekan depan didukung fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.
Dinkes Sleman perketat pemisahan jeroan kurban untuk cegah kontaminasi dan risiko penyakit saat Iduladha 2026.