Wow! Produksi Garam RI Tembus 2,5 Juta Ton, Naik 147% dari 2023
Produksi garam RI sebesar 2,5 juta ton atau naik sebesar 147% dari target capaian yang ditetapkan tahun 2023 sebesar 1,7 juta ton.
Rokok elektrik alias vape - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Peneliti dari Universitas Padjadjaran menjelaskan hasil riset mengenai dampak penggunaan produk tembakau alternatif terhadap kesehatan gusi dan jaringan pendukung gigi.
Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi (Unpad), Amaliya menjelaskan hasil riset hasil kolaborasinya dengan The Center of Excellence for the Acceleration of Harm Reduction (CoEHAR) Universitas Catania, Italia, bertajuk Smile Study.
Dia menjelaskan fokus atau subjek penelitian Smile Study adalah perokok, pengguna produk tembakau alternatif yang beralih dari merokok, dan nonperokok dalam rentang usia 18-45 tahun.
Adapun, riset tersebut diuji ke 15 peserta dalam sebuah eksperimen selama 18 bulan. "Tujuannya untuk membandingkan efek yang ditimbulkan terhadap rongga mulut pada masing-masing kelompok eksperimen," kata Amaliya dalam keterangannya, Senin (21/10/2024).
Dia menuturkan produk tembakau alternatif seperti vape dan produk tembakau yang dipanaskan tetap mengalirkan nikotin dengan tidak melalui pembakaran atau combustion free nicotine delivery system.
Menurutnya, tidak adanya hasil pembakaran seperti TAR dan zat-zat racun memungkinkan produk tersebut risikonya turun sekitar 90%.
Adapun, variabel pertama dalam riset ini dilihat dari kesehatan gusi. Sebab, gusi perokok cenderung berwarna hitam akibat penyempitan pembuluh darah. Variabel kedua, akumulasi plak yang memperburuk kebersihan gigi. Plak adalah kumpulan bakteri yang menempel di permukaan gigi.
Ketiga, kadar antioksidan dan yang keempat penanda kerusakan tulang. Amaliya menjelaskan orang yang merokok lebih rentan mengalami kerusakan tulang giginya.
Variabel kelima adalah penanda peradangan secara sistemik yang juga merupakan faktor risiko terjadinya penyakit jantung.
“Yang terakhir dari pewarnaan gigi. Kelihatan kalau orang yang merokok itu giginya hitam-hitam atau kuning-kuning. Dengan berpindah itu, gigi menjadi lebih bersih,” ujarnya.
Dia mengatakan hasil riset menunjukkan bahwa produk tembakau alternatif berhasil mengurangi risiko yang berkaitan dengan rokok.
Pengguna produk tembakau alternatif yang beralih dari kebiasaannya, kadar penanda kerusakan tulang giginya menurun signifikan.
Dengan hasil yang ditunjukkan dari riset Smile Study, Amaliya menyampaikan bahwa yang terbaik bagi perokok adalah berhenti merokok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Produksi garam RI sebesar 2,5 juta ton atau naik sebesar 147% dari target capaian yang ditetapkan tahun 2023 sebesar 1,7 juta ton.
Derbi PSIM vs PSS kembali di Liga 1 2026. Wali Kota Jogja ingatkan suporter jaga kondusivitas dan hindari bentrokan.
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Kementan pastikan stok hewan kurban 2026 surplus 891 ribu ekor. Pasokan aman, harga terkendali jelang Iduladha.
Prabowo menyaksikan penyerahan Rp10,27 triliun hasil penertiban kawasan hutan. Dana ini bisa renovasi 5.000 puskesmas.
Perahu nelayan terbalik di Pantai Baru Bantul, satu orang hilang. Tim SAR masih lakukan pencarian di tengah gelombang tinggi.