Tips Mencegah Nyeri Persendian di Usia Muda

Redaksi
Redaksi Sabtu, 18 Mei 2024 11:47 WIB
Tips Mencegah Nyeri Persendian di Usia Muda

Ilustrasi Nyeri Sendi

Harianjogja.com, JAKARTA - Nyeri pada persendian tidak hanya dialami oleh orang lanjut usia, namun bisa menyerang usia muda. Ada banyak cara untuk mengatasi nyeri sendi

Sendi merupakan bagian tubuh yang menghubungkan dua tulang. Apabila sendi mengalami masalah bisa memicu peradangan, cedera, patah tulang, gangguan suplai darah, dan proses degeneratif.

Dilansir dari buzzrx.com dan hindustantimes.com, Sabtu (18/5/2024) gejala nyeri sendi cukup beragam mulai dari kemerahan, rasa hangat, bengkak, nyeri, dan kaku.

Adapun, penyebab paling umum nyeri sendi terjadi yaitu akibat osteoarthritis. Selain itu, orang yang mengidap bursitis dan asam urat juga memiliki risiko tinggi mengalami nyeri sendi pada usia muda.

Tips Mencegah Nyeri Sendi

1. Menjaga berat badan

Kelebihan berat badan dapat memberikan tekanan ekstra pada sendi, terutama bagian lutut. Tekanan ini menyebabkan pelepasan pro-inflamasi dari jaringan sendi, sehingga dapat menimbulkan efek nyeri dibeberapa bagian tubuh.

Studi penelitian menemukan, penurunan berat badan dapat membantu mencegah timbulnya radang sendi, memperbaiki gejala, menghilangkan rasa sakit, dan menghasilkan kualitas hidup yang lebih baik.

Karena itu, mulai sekarang Anda harus lebih memperhatikan asupan makanan dan aktivitas fisik yang dijalani agar berat badan tetap stabil. Selain itu, memiliki kualitas tidur yang cukup dapat membantu dalam upaya penurunan berat badan.

BACA JUGA: Ini 6 Jenis Nyeri Sendi yang Biasa Dirasakan Orang

2. Mengonsumsi asam lemak omega 3

Asam lemak omega 3 merupakan lemak tidak jenuh yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Melalui sifat anti inflamasinya, lemak ini dapat membantu melawan peradangan, sehingga bisa mengurangi dan mencegah nyeri sendi.

Berikut Makanan yang Mengandung Asam Lemak Omega 3

- Ikan berlemak seperti makarel, salmon, dan sarden

- Kacang-kacangan seperti kenari, almond, dan hazelnut

- Telur

- Edamame

- Kacang merah

- Rumput laut

- Alpukat

Selain mengonsumsi makanan kaya asam lemak omega 3, mempertimbangkan pola makan sehat dengan mengurangi konsumsi gula dan lemak jenuh, juga dapat membantu mencegah nyeri sendi.

Berikut Makanan Rendah Gula dan Lemak

- Ceri

- Stroberi

- Bluberi

- Kangkung

- Bayam

- Minyak zaitun

- Teh hijau

BACA JUGA: Cek Indikatornya! Banyak Paruh Baya Tak Sadar Alami Obesitas

3. Olahraga

Olahraga merupakan aktivitas fisik yang dapat dilakukan untuk mencegah nyeri sendi diusia muda. Penelitian menemukan, orang yang mempunyai kebiasaan berolahraga memiliki risiko lebih rendah mengalami nyeri sendi. Karena, olahraga dapat membantu mengendalikan peradangan dan memperkuat otot-otot disekitar persendian.

Mulai sekarang, Anda wajib melakukan olahraga secara rutin setiap hari selama 15 - 30 menit. Tidak hanya bermanfaat untuk sendi, tetapi juga dapat menurunkan risiko penyakit seperti obesitas, stroke, stres, depresi, dan hipertensi.

Berikut olahraga ringan yang bisa dilakukan:

- Pilates

- Yoga

- Bersepeda

- Berenang

- Berjalan kaki

4. Berhenti merokok

Penelitian menunjukkan, orang yang mempunyai kebiasaan merokok berisiko tinggi terkena rheumatoid arthritis (RA), yakni penyakit radang sendi yang terjadi akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, kebiasaan merokok juga memicu penyakit lain seperti serangan jantung, kanker, stroke, paru kronis, hingga kemandulan. Maka, mulai sekarang Anda wajib mengurangi konsumsi rokok setiap harinya, agar kesehatan tubuh tetap terjaga dan terhindar dari segala macam penyakit.

5. Kurangi risiko cedera

Aktivitas fisik tertentu seperti mengangkat beban berat, kebiasaan jongkok, dan olahraga berat, dapat memberikan tekanan ekstra pada persendian yang memicu nyeri pada kaki, pinggul, lutut, dan tulang belakang.

Berikut Tips Mengurangi Risiko Cedera

- Saat mengambil benda, angkat dengan pinggul serta lutut dan pastikan punggung tetap dalam kondisi lurus

- Saat mengangkat atau membawa benda, posisikan dekat dengan tubuh untuk mengurangi beban pada pergelangan tangan

- Saat meletakkan benda yang berat, pastikan untuk berjongkok agar sendi tidak mengalami tekanan ekstra.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online