Listrik Sumatra Mulai Nyala Lagi, PLN Ungkap Biang Kerok Gangguan
PLN pastikan listrik Sumatra pulih bertahap usai gangguan transmisi, 176 gardu induk kembali normal.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANDUNG–Lemak yang menumpuk di dinding arteri atau disebut Aterosklerosis dapat membuat aliran darah di pembuluh darah besar tersumbat atau mengeras sehingga berujung berbagai penyakit, dari strok, jantung hingga kematian. Agar situasi tersebut tidak terjadi, berikut 10 makanan yang dapat mencegah hingga membersihkan lemak di pembuluh darah.
Baca Juga: Pembuluh Darah di Otak Perempuan Ini Pecah Setelah Menyanyi Bernada Tinggi
Arteri adalah pembuluh darah terbesar dalam tubuh yang memainkan peran penting dalam menyalurkan oksigen dan nutrisi ke setiap organ, jaringan, dan sel. Oleh karena itu, jika tubuh mengalami penyumbatan arteri, hal ini dapat berakibat fatal, bahkan berujung pada kematian.
Untuk menghindarinya, ada beberapa makanan sehat yang mampu membantu mencegah penyumbatan arteri. Dilansir dari beberapa sumber, berikut adalah beberapa makanan yang dapat membantu mencegah penyumbatan arteri.
Buah beri seperti blueberry, stroberi, cranberry, raspberry, dan blackberry memiliki berbagai manfaat kesehatan, di antaranya mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan jantung. Buah-buahan ini mengandung serat, vitamin, mineral, dan senyawa tanaman seperti antioksidan flavonoid, termasuk polifenol, yang dapat mendukung kesehatan jantung. Baca Juga Daftar Produk Pro Israel yang Diboikot, Ada Kosmetik hingga Makanan Penelitian juga menemukan bahwa mengonsumsi buah beri dapat mengurangi faktor risiko aterosklerosis, termasuk peningkatan kolesterol LDL (jahat), tekanan darah, dan kadar gula darah. Buah beri dapat membantu mencegah penyumbatan arteri dengan mengurangi peradangan dan penumpukan kolesterol, meningkatkan fungsi arteri, dan melindungi dari kerusakan sel.
Kacang mengandung serat yang dapat berperan untuk mencegah aterosklerosis. Mengonsumsi kacang-kacangan adalah cara yang sangat baik untuk mengelola kadar kolesterol, mengurangi risiko penyumbatan arteri. Baca Juga Viral, 20 Makanan Kucing dan Anjing Kena Seruan Boikot karena Diduga Produk Israel Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi kacang-kacangan dapat mengurangi kadar kolesterol LDL (jahat).
Mengonsumsi ikan yang kaya akan omega-3 dipercaya dapat membantu mengurangi risiko aterosklerosis dan penyakit arteri koroner. Tubuh dapat memetabolisme asam lemak omega-3 menjadi mediator lipid bioaktif, yang dapat mengurangi peradangan dan pembekuan darah, yang keduanya dapat menyebabkan arteri tersumbat.
Baca Juga: Awas! Anak Muda Juga Bisa Terkena Stroke, Ketahui Gejala dan Penyebabnya
Tomat mengandung senyawa tanaman yang dapat membantu mengurangi perkembangan aterosklerosis. Menurut penelitian, tomat mengandung pigmen karotenoid likopen yang dapat membantu mengurangi peradangan, meningkatkan kolesterol HDL (baik), dan mengurangi risiko penyakit jantung.
Bawang mengandung senyawa sulfur yang menurut para ilmuwan dapat membantu mencegah peradangan pembuluh darah, menghambat penggumpalan trombosit dalam darah, dan meningkatkan ketersediaan oksida nitrat. Hal ini tentunya dapat membantu melindungi tubuh dari aterosklerosis dan meningkatkan kesehatan arteri.
Buah jeruk mengandung berbagai vitamin, mineral, dan antioksidan, termasuk flavonoid. Berbagai kandungan pada jeruk ini dipercaya mampu mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.
Rempah-rempah seperti jahe, lada, cabai, dan kayu manis memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi radikal bebas dalam tubuh, meningkatkan kadar lipid darah, dan mengurangi penggumpalan trombosit dalam darah.
Mengonsumsi makanan yang kaya akan nitrat seperti buah bit dapat membantu meningkatkan fungsi pembuluh darah dan mengurangi peradangan, yang dapat membantu mencegah aterosklerosis.
Baca Juga: Penyakit Jantung Koroner Dapat Dipicu Pola Hidup Tidak Sehat Sejak Muda
Mengonsumsi gandum dapat membantu mengurangi faktor risiko aterosklerosis secara signifikan, termasuk kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL) yang tinggi. Gandum juga mengandung antioksidan yang disebut avenanthramides, yang dapat membantu menghambat protein inflamasi yang disebut sitokin dan molekul adhesi. Hal ini dapat membantu mencegah aterosklerosis.
Sayuran berdaun hijau, seperti selada, kangkung, bayam, dan lain-lain merupakan sumber nitrat yang dapat membantu meningkatkan fungsi pembuluh dara dan mengurangi peradangan. Sayuran ini juga kaya akan kalium, mineral yang dapat membantu mencegah kalsifikasi pembuluh darah, sebuah proses yang berkontribusi pada aterosklerosis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
PLN pastikan listrik Sumatra pulih bertahap usai gangguan transmisi, 176 gardu induk kembali normal.
Pendakian Gunung Gede Pangrango ditutup 27-28 Mei 2026. TNGGP siagakan petugas untuk cegah pendaki ilegal.
Warga Kulon Progo gunakan anyaman daun kelapa sebagai wadah daging kurban untuk kurangi sampah plastik saat Iduladha 1448 H.
AS mengerahkan jet tempur F-22 dan puluhan pesawat pengisi bahan bakar di Israel hingga akhir tahun 2026.
Toyota bidik 300 SPK di IIMS Surabaya 2026 lewat peluncuran mobil hybrid baru dan berbagai program insentif pembelian kendaraan EV.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Kamis 28 Mei 2026 lengkap semua stasiun dengan tarif Rp8.000 dan keberangkatan pagi hingga malam.