Prabowo Sebut Banyak Menteri Masuk Rumah Sakit karena Kerja Keras
Prabowo Subianto menyebut banyak menteri dan kepala badan masuk rumah sakit akibat bekerja keras mengejar target pemerintah.
Bangun dan berjalan setiap 2-3 jam dalam sehari. /Bloomberg
Harianjogja.com, JAKARTA - Para ilmuwan telah meneliti dan mengungkapkan lima kebiasaan gaya hidup untuk memiliki umur yang lebih panjang dan bebas dari kanker.
Studi ini diterbitkan dalam British Medical Journal (BMJ), dan mengatakan bahwa gaya hidup yang berbeda dapat memperpanjang harapan hidup. Walaupun beberapa ada yang mengatakan bahwa panjangnya harapan hidup adalah dari keberuntungan, namun pilihan dalam menentukan gaya hidup tentunya juga dapat memberikan dampak.
BMJ melakukan studi untuk mengidentifikasi keputusan yang paling umum dalam mengarah pada kehidupan yang lebih sehat. Dari hasil studi, ditemukan lima kehidupan yang lebih sehat, dan dilansir dari mirror.
Gaya hidup yang dapat Anda terapkan untuk menghindari kanker berdasarkan penelitian ini adalah tidak pernah merokok, menjaga indeks massa tubuh (BMI) 18,5-24,9, melakukan aktivitas fisik sedang hingga berat, memiliki asupan alkohol sedang dan mempertahankan skor kualitas diet yang lebih tinggi.
Para ahli meneliti hubungan antara faktor gaya hidup dan harapan hidup bebas dari diabetes, penyakit kardiovaskular dan kanker. Mereka menemukan orang yang mengikuti lima faktor tersebut memberikan harapan hidup yang lebih besar, bebas dari kondisi medis.
Dalam kehidupan yang bebas dari diabetes, penyakit kardiovaskular dan kanker pada usia 50 tahun adalah sebesar 23,7 tahun pada wanita dan 23,5 tahun pada pria.
Namun tentunya angka tersebut akan lebih rendah dengan orang yang mengikuti 5 gaya hidup yang disarankan. Dari hasil penelitian, orang yang mengikuti gaya hidup tersebut akan terbebas dengan 34.4 tahun pada wanita dan 31,1 tahun pada pria.
Selain itu, berdasarkan dari hasil penelitian, perokok pria yang merokok berat dan pria dan wanita gemuk, mencatat proporsi terendah dari total harapan hidup pada usia 50 tahun.
Berolahraga juga memiliki dampak dalam kesehatan kita, termasuk dalam berolahraga dengan tingkat sedang. Aktivitas sedang dianjurkan untuk menaikkan detak jantung, dan membuat Anda bernapas lebih cepat dan merasa lebih hangat.
Contoh aktivitas sedang termasuk jalan cepat, aerobik air, mengendarai sepeda, menari, tenis ganda, mendorong mesin pemotong rumput, hiking, dan sepatu roda.
Dengan mengikuti berbagai gaya hidup sehat dari aktivitas dan apa yang akan Anda konsumsi, maka akan saling berhubungan dan dapat memberikan dampak yang baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Prabowo Subianto menyebut banyak menteri dan kepala badan masuk rumah sakit akibat bekerja keras mengejar target pemerintah.
Usulan penambahan lampu lalu lintas di Sleman yang diajukan sejak 2022 belum ditindaklanjuti. Dishub fokus pada keselamatan dan manajemen lalu lintas.
Myanmar mengesahkan UU anti-penipuan daring dengan ancaman hukuman mati. Jawa Barat tercatat menjadi provinsi dengan laporan scam tertinggi di Indonesia.
Tarif paket wisata Jip Lava Tour Merapi naik Rp50.000 sejak 10 Juni 2026 akibat lonjakan biaya BBM, oli, dan suku cadang kendaraan.
SMPN 1 Jetis Bantul menegaskan tidak terlibat jual beli seragam. Aduan ke ORI DIY disebut terjadi karena kesalahpahaman dengan paguyuban orang tua.
BMKG menyatakan El Nino telah masuk kategori kuat. Pemerintah memperkuat mitigasi kekeringan dan karhutla selama musim kemarau 2026.