Karhutla Kaltim Capai 1.470 Kejadian, 6.333 Hektare Terdampak
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Sakit punggung/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA – Survei Sample Registration System (SRS) pada 2014, menunjukkan bahwa di Indonesia Penyakit Jantung Koroner (PJK) menjadi penyebab kematian tertinggi pada semua umur setelah stroke, yakni sebesar 12,9 persen. Sayangnya tanda-tanda serangan penyakit jantung seringkali diabaikan.
Mengutip Halodoc, Jumat (13/7/2021), penyakit jantung koroner merupakan kondisi ketika pembuluh darah utama yang memberi pasokan darah, oksigen, dan nutrisi untuk jantung menjadi rusak.
Penyakit jantung koroner dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti, tekanan darah tinggi, kolesterol, diabetes, kegemukan, kebiasaan merokok serta peradangan pada pembuluh darah.
Melansir Express, Jumat (13/8/2021), gejala-gejala berikut harus Anda waspadai karena bisa jadi mengindikasikan potensi masalah jantung.
1. Sakit perut atau gangguan pencernaan
Sensasi terbakar atau nyeri jenis gangguan pencernaan di dada atau perut Anda bisa menunjukkan serangan jantung atau masalah jantung.
Gangguan pencernaan memiliki gejala yang sangat mirip dengan serangan jantung sehingga Anda tidak boleh mengabaikan perasaan ini. Jika Anda mengalami gejala ini, segera hubungi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan.
2. Nyeri dada
Nyeri dada adalah tanda klasik serangan jantung, namun masih banyak yang mengabaikannya. Jika Anda mengalami nyeri dada, ini bisa menjadi keadaan darurat medis dan Anda harus menghubungi fasilitas kesehatan terdekat jika Anda merasa sangat tidak sehat. Orang yang pernah mengalami serangan jantung menggambarkan gejalanya sebagai berat, sesak, atau tekanan di dada.
Jika nyeri dada dimulai saat Anda memaksakan diri tetapi hilang saat Anda berhenti, ini mungkin masih menjadi perhatian. Ini bisa mengindikasikan angina, yang biasanya disebabkan oleh penyakit jantung koroner.
3. Merasa berkeringat
Merasa berkeringat adalah gejala yang tidak biasa, yang dapat mengindikasikan penyakit jantung. Jika Anda merasa panas dan berkeringat disertai nyeri di dada, Anda harus memanggil ambulans. Ini bisa jadi tanda serangan jantung yang akan segera terjadi.
4. Sakit rahang atau punggung
Saat serangan jantung menyerang, rasa sakit bisa dirasakan di bagian tubuh yang lain. Rasa sakit bahkan bisa dirasakan di rahang, atau punggung. Jika terus berlanjut Anda bisa menelepon fasilitas kesehatan terdekat. Beberapa penelitian mengatakan bahwa gejala pada wanita mungkin lebih bervariasi dari nyeri dada biasa.
5. Pergelangan kaki bengkak
Pergelangan kaki bengkak memang sering terjadi dan ada banyak alasan yang dapat menyebabkan hal ini terjadi. Namun, ini juga dapat mengindikasikan gagal jantung. Karena itu, jika pergelangan kaki Anda bengkak, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Kemenko IPK menyebut groundbreaking Giant Sea Wall berbasis mangrove dilakukan Oktober 2026, sementara infrastruktur keras ditargetkan tahun depan.
KSAD Maruli Simanjuntak menanggapi namanya yang disebut masuk bursa calon Panglima TNI dan menyebut seluruh kepala staf berpeluang menjadi calon.
Pemerintah menargetkan jalan tol bebas truk ODOL mulai 1 Januari 2027 dengan integrasi data dan pengawasan berbasis teknologi.
Ingin mengambil Paket C? Simak syarat dokumen, cara daftar, proses pembelajaran, hingga ketentuan penilaian dan ujian Paket C.
Memasuki usia ke-270, Kota Jogja didorong terus memodernisasi kota dengan tetap berpijak pada budaya, sejarah, lingkungan, transportasi publik, dan kawasan rend