Laba Taspen Turun 16,1 Persen Jadi Rp1,04 Triliun, Ini Penyebabnya
Laba Taspen 2025 turun menjadi Rp1,04 triliun. Hasil investasi Rp9,87 triliun menjadi penopang di tengah penurunan pendapatan iuran.
Sakit perut/boldsky.com
Harianjogja.com, JAKARTA – Salah satu reaksi tubuh yang alami adalah buang angin. Ini merupakan sebagian hasil dari penguraian dan pemrosesan makanan yang telah kita konsumsi.
Buang anginAnda bisa bau dan keras, tetapi ada lebih dari apa yang memenuhi hidung dan telinga Anda. Walau seringkali dianggap memalukan, buang angin adalah porses alamiah yang menyehatkan tubuh.
Pertumbuhan berlebih dari bakteri di usus kecil Anda menyebabkan buang angin. Terkadang diabetes, penyakit hati, dan bahkan penyakit usus bisa menjadi alasan di balik pertumbuhan bakteri yang berlebihan.
Anda juga bisa buang angin ketika karbohidrat tidak dicerna dengan baik oleh tubuh. Inilah yang dapat Anda ketahui dari buang angintentang kesehatan Anda.
Melansir Times of India , Senin (14/6/2021), kentut mengungkapkan banyak hal tentang kesehatan Anda.
1. Makan terlalu cepat
Anda menelan udara saat makan. Makan terlalu cepat dapat menyebabkan konsumsi udara terlalu banyak. Bersendawa membantu mengeluarkan udara itu, tetapi yang tersisa, menemukan jalannya ke saluran pencernaan bagian bawah Anda.
2. Indikasi sembelit
Konsumsi serat yang berlebihan dapat menyebabkan keluarnya gas, kembung dan bahkan sembelit. Terlalu banyak serat dapat menumpuk dan mengeraskan tinja Anda.
3. Stres pencernaan
Buang angin bersama dengan sakit perut dapat dikaitkan dengan intoleransi makanan. Minum susu dan keju dapat menyebabkan perut kembung pada orang yang tidak toleran laktosa.
4. Bakteri usus yang tidak seimbang
Obat-obatan tertentu, penyakit, infeksi dan komplikasi pasca operasi dapat mengganggu saluran pencernaan yang menyebabkan pertumbuhan bakteri yang berlebihan dan menyebabkan buang angin.
5. Sindrom radang usus (IBS)
Jika buang angin Anda tidak bersuara, Anda harus waspada terhadap IBS. Buang angin yang tidak bersuara dan bau bisa menjadi tanda IBS.
6. Intoleransi terhadap pemanis buatan
Pemanis buatan seperti sorbitol, manitol, dan xylitol dapat menyebabkan gas dan kembung. Perhatikan saat Anda mengonsumsi pemanis buatan di lain waktu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Laba Taspen 2025 turun menjadi Rp1,04 triliun. Hasil investasi Rp9,87 triliun menjadi penopang di tengah penurunan pendapatan iuran.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 18 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 18 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Inpres Nomor 8 Tahun 2026 mewajibkan pembangunan infrastruktur di habitat gajah memperhatikan koridor satwa demi menjaga populasi gajah Indonesia.
Medan berat di Desa Watuduwur tak surutkan semangat Satgas TMMD Kodim 0708 Purworejo. Pembangunan jalan terus dikebut demi akses warga.
Kejaksaan Agung menjadwalkan ulang pemeriksaan Heru Pambudi sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi importasi tekstil di Ditjen Bea dan Cukai tahun 2018-2020.