Menkes Tetapkan 3 Jenis Vaksin Ini jadi Booster, Begini Skenarionya
Pemerintah memutuskan akan melaksanakan vaksinasi booster, besok (12/1/2022). Ada tiga jenis vaksin booster yang disiapkan pemerintah.
Dua masker./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Di masa pandemi Covid-19, warga diwajibkan mengenakan masker terutama saat beraktivitas ke luar rumah. Tujuannya, mengurangi risiko penularan atau penyebaran virus corona (Covid-19). Namun kerap kali kita abai dalam hal melepas dan menyimpannya pada suatu kondisi, terutama ketika makan dan minum.
Mungkin beberapa dari kita kerap meletakkan sembarang masker kain ketika hendak makan dan minum. Namun secara tidak sadar, masker tersebut bisa terkontaminasi atau justru menjadi media pembawa virus Covid-19 maupun bakteri lainnya. Lantas bagaimana cara yang benar?
Dokter umum kandidat PhD bidang Medical Science di Kobe University Adam Prabata mengatakan sebelum menyimpan masker kain saat mau makan atau minum, perlu diperhatikan terlebih dahulu apakah masker yang sedang digunakan tersebut dalam kondisi basah atau kotor.
Baca juga: Bukan Pengajian, Pemdes Sebut Penularan Covid-19 hingga 35 Orang karena Salat Berjemaah
"Cara menyimpan masker kain akan berbeda bergantung pada bagaimana kondisi masker yang sedang digunakan," kata Adam dikutip Bisnis dalam akun Instagram pribadinya, @adamprabata, Kamis (11/2/2021).
Dia menjelaskan masker yang basah dan kotor bisa menyebabkan kesulitan bernapas dan penurunan efektivitas masker. Untuk itu, disarankan untuk tidak menggunakannya kembali. Kemudian, simpas masker yang sudah basah atau kotor di kantong plastik tertutup.
"Segera cuci dengan air deterjen setelah sampai di rumah untuk menghindari munculnya jamur di masker kain," jelasnya.
Lalu bagaimana dengan kain yang tidak basah maupun kotor? Adam menuturkan masker bisa disimpan sementara di kantung yang kering dan breathable seperti kantung kertas (paper bag) dan kantung atau tas bahan kain jala.
Baca juga: Ribuan Orang Datang ke Jogja Libur Imlek, GKR Bendara Anggap GeNose Ringankan Beban Wisatawan
"Bila tidak ada kantung tersebut, masker juga bisa disimpan sementara di kantung baju, celana, atau dompet," sarannya.
Namun belakangan ini banyak orang yang menggunakan strap atau kalung untuk menggantung sementara masker yang dipakai. Mengenai hal ini, Adam menyebut ada risiko droplet menempel di area dalam masker saat digantung dan risiko masker menempel ke pakaian sehingga terjadi kontaminasi silang.
Di sisi lain Adam menjelaskan cara yang benar melepas masker yakni pertama dengan memegang talinya, renggangkan, dan lepas. Kedua, pastikan hanya memegang tali dan hindari menyentuh area masker lainnya.
"Hindari menyebtuh mata, hidung, dan mulut saat sedang membuka masker," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pemerintah memutuskan akan melaksanakan vaksinasi booster, besok (12/1/2022). Ada tiga jenis vaksin booster yang disiapkan pemerintah.
Persib Bandung juara Super League 2025/2026 usai unggul head to head atas Borneo FC. Simak klasemen akhir dan tim terdegradasi.
Penggunaan hand sanitizer berlebihan bisa picu eksim, kulit kering, dan iritasi. Simak penjelasan dokter kulit.
Bulog Jogja pastikan stok Minyakita aman jelang Idul Adha. Distribusi capai 2,6 juta liter, ditambah pasokan baru.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul hadir dengan track ekstrem. Seeding run panas, final diprediksi makin sengit!
Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, menghadiri resepsi pernikahan Ignatius Windu Hastomo (Igo)