Hasil AFF Women's Cup 2026 Indonesia Ditahan Imbang Kamboja 1-1
Hasil AFF Women's Cup 2026, Timnas Putri Indonesia bermain imbang 1-1 melawan Kamboja pada laga terakhir Grup B di Malaysia.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Menstruasi adalah hal alamiah pada perempuan. Saat tamu bulanan itu tiba, ada beberapa perempuan yang mengalami sakit perut yang parah akibat kram. Namun, ada juga yang mengalaminya secara ringan, bahkan, ada yang tidak sakit sama sekali.
Kira-kira, mengapa menstruasi bisa memengaruhi perempuan secara berbeda?
Ketidaknyamanan saat menstruasi disebut dengan dysmenorrhea atau dismenore.
Baca juga: Selain Menyehatkan Badan, 4 Olahraga Ini Ampuh Melawan Stres
Berdasarkan Young Women Health, kram yang sangat menyakitkan ini dapat disebabkan oleh kontraksi rahim, yaitu ketiak otot-otot di rahim mengencang dan mengendur sehingg darah keluar dari rahim.
Lapisan rahim melepaskan zat kimia khusus yang disebut prostaglandin.
Baca juga: Sehari Sebelumnya Masih Sehat Bugar, Anggota DPRD DIY Meninggal karena Stroke
Zat-zat ini dapat meningkatkan kekuatan kontraksi, terutama jika kadarnya meningkat. Tingkat prostaglandin yang tinggi juga dapat menyebabkan mual dan pusing.
Sedangkan menurut Womens Health Magazine, berikut enam alasan menstruasi bisa sangat menyakitkan daripada perempuan lainnya.
1. Pola makan
"Jika perempuan mengalami menstruasi saat pola makan mereka sangat buruk, itu dapat mengubah aliran menstruasi, kata Alyssa Dweck, MD, asisten profesor klinis kebidanan, ginekologi, dan ilmu reproduksi di Mount Sinai School of Medicine.
Ada penelitian menunjukkan bahwa nutrisi yang baik, seperti omega 3 dan kalsium, dapat mengurangi nyeri haid.
2. Usia
Seiring bertambahnya usia, menstruasi biasanya menjadi lebih teratur dan lebih pendek, tambahnya. Itu sampai usia 40-an atau 50-an.
Beberapa wanita mengalami menstruasi yang tidak nyaman dan tidak teratur saat mereka memasuki perimenopause, tahap sebelum menopause.
Kondisi tersebut menyebabkan rasa sakit semakin parah.
3. Tidak berolahraga, atau terlalu banyak olahraga
Ada batasan yang jelas dalam olahraga dan menstruasi.
"Wanita yang tidak berolahraga sama sekali mungkin mengalami periode menstruasi yang lebih buruk daripada wanita yang berolahraga," kata Dweck.
Umumnya, olahraga kardio dapat meningkatkan aliran darah sehingga dapat meringankan rasa sakit akibat kram perut.
Hanya saja, jangan berlebihan.
"Olahraga berlebihan dapat menyebabkan Anda tidak mengalami menstruasi atau cepatnya periode menstruasi, sebab efeknya pada hipotalamus, yang dapat menekan menstruasi," sambungnya.
4. Kondisi lain yang serius
"Menstruasi dapat dipengaruhi oleh berbaga faktor patologis," tambahnya.
Misalnya, fibroid (pertumbuhan abnormal di dalam atau di luar rahim) dan polip (pertumbuhan jinak di lapisan rahim). Keduanya dapat membuat menstruas lebih berat dan menyakitkan dari biasanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Hasil AFF Women's Cup 2026, Timnas Putri Indonesia bermain imbang 1-1 melawan Kamboja pada laga terakhir Grup B di Malaysia.
Instagram resmi Persiba Bantul diretas dan mengunggah promo emas serta ponsel murah. Suporter diminta tidak mengklik tautan yang dibagikan.
Rekomendasi pemberhentian Dukuh Banyon di Bantul ditargetkan terbit pekan depan usai proses klarifikasi dugaan pungli dan penggelapan sertifikat.
Harga ayam dan telur di tingkat peternak mulai menguat seiring Program MBG kembali berjalan. Permintaan meningkat dan harga berangsur mendekati HAP.
Kadin mencatat Piala Dunia 2026 memicu perputaran ekonomi Rp5,03 triliun, mendorong UMKM, Horeka, hingga belanja elektronik masyarakat.
Pelabuhan Patimban resmi melayani peti kemas internasional perdana yang diharapkan memperkuat logistik, perdagangan, dan investasi Indonesia.