Kemenhaj Temukan 400 Ribu Data Invalid, Antrean Haji 14 Tahun
Kemenhaj memvalidasi 5,7 juta data jamaah dan menemukan 400 ribu data invalid. Antrean haji secara faktual kini rata-rata 14 tahun.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Salah satu aksesoris di mata adalah ekstensi bulu mata. Hasilnya memang terlihat cantik, tetapi metode kecantikan yang satu ini ternyata memiliki efek samping tersendiri untuk kelopak dan mata Anda.
Melansir dari Healthline, perekat yang digunakan untuk menempelkan ekstensi pada bulu mata biasanya berbahan dasar kimia yang dapat menyebabkan iritasi. Anda memiliki reaksi terhadap bahan kimia yang digunakan selama proses pemasangan, Anda mungkin mengalami efek samping dalam dua hingga tiga hari ke depan.
Baca juga: 5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menjual Barang Bekas agar Cepat Laku
Ekstensi bulu mata dapat menyebabkan bulu mata patah atau menipis. Efek ini sebagian besar dapat dihindari jika Anda tidak menarik bulu mata atau mengucek mata. Semakin lembut dalam merawat ekstensi bulu mata, maka efek sampingnya akan semakin kecil.
Beberapa efek samping lain yang mungkin bisa terjadi adalah mata merah, rasa gatal, ruam, radang mata atau kelopak mata bengkak yang bisa menjadi parah. Bahan-bahan untuk ekstensi bulu mata juga dapat mengiritasi kulit atau menyebabkan reaksi alergi.
Baca juga: Agar Tagihan Listrik Tidak Membengkak, Hindari Melakukan 10 Kebiasaan Ini
Jika Anda baru pertama kali melakukan ekstensi bulu mata atau memiliki kulit sensitif maka minta teknisi untuk uji alergi untuk memastikan bahan-bahan ekstensi aman untuk kulit.
"Sangat penting untuk memilih pemasang yang berpengalaman dan berlisensi untuk memeriksa kondisi kebersihan tempat penyedia jasa ekstensi bulu mata," catat Healthline.
Anda juga disarankan untuk tetap menutup mata selama prosedur pemasangan demi menghindari masuknya perekat atau uap perekat ke mata Anda. Hal ini dilakukan untuk menghindari efek samping lain mulai dari mata berair hingga luka bakar yang serius.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kemenhaj memvalidasi 5,7 juta data jamaah dan menemukan 400 ribu data invalid. Antrean haji secara faktual kini rata-rata 14 tahun.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
Dua narapidana Lapas Cibinong diperiksa setelah ditemukan Ombudsman di area SAE yang disebut sebagai klaster mewah.