Pascagempa Flores, 12 Destinasi Wisata Labuan Bajo Kembali Dibuka
Wisata Labuan Bajo berangsur pulih pascagempa Flores. Sejumlah destinasi kembali menerima wisatawan dengan memperhatikan faktor keselamatan.
Ilustrasi rambut/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA - Banyak orang yang memilih waktu malam hari untuk keramas. Alasannya, mereka merasa rambut berminyak dan lepek.
Beberapa alasan keramas di malam hari tak hanya sekadar membersihkan rambut, tapi juga memberikan kesegaran pada tubuh. Namun, ternyata keramas pada malam hari memberikan dampak buruk untuk rambut.
Dilansir dari laman Boldsky, di bawah ini ada beberapa dampak buruk keramas malam hari untuk tambut. Kira-kira apa saja, ya?
1. Membuat rambut menjadi berketombe
Seperti yang kita ketahui, tempat yang lembab memang ideal untuk jamur berkembang biak. Jadi ketika kamu tidur dengan rambut basah, itu membuat kulit kepala menjadi tempat yang tepat untuk jamur berkembang.
Jika jamur berhasil berkembang di kulit kepala, ini akan menyebabkan ketombe dan gatal-gatal. Bukan menjadikan rambut rapi, malah menimbulkan masalah yang membuat penampilan jadi tidak percaya diri.
2. Membuat rambut kusut dan rontok
Jika kamu tidur dengan rambut yang basah, tak hanya ketombe menjadi risikonya. Kamu juga akan mengalami rambut kusut dan rontok.
Selama tidur, posisi kita akan selalu berubah dan itu yang membuat rambut menjadi kusut. Itu juga dapat menyebabkan kerusakan rambut.
Ketika pagi hari ingin menyisirnya, kamu mungkin akan mengalami kesulitan karena rambut sudah kusut dan beberapa membentuk simpul. Inilah yang membuat rambutmu menjadi rontok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Boldsky/Suara.com
Wisata Labuan Bajo berangsur pulih pascagempa Flores. Sejumlah destinasi kembali menerima wisatawan dengan memperhatikan faktor keselamatan.
Vandalisme 378 muncul di pagar kantor baru DPD PSI Solo. Yogo mengaku tak tahu maksud tulisan yang baru terlihat sore hari.
Pemerintah Kabupaten Klaten menggelar kegiatan serap aspirasi bertajuk Sambung Rasa di Desa Karangduren, Kecamatan Kebonarum, Selasa (1/9/2026)
Inflasi DIY Agustus 2026 mencapai 3,07% secara tahunan. Harga emas perhiasan dan daging ayam ras menjadi penyumbang utama.
Pemerintah membuka 25 prodi PPDS berbasis rumah sakit. Seleksi dimulai 3 September 2026 untuk memenuhi kebutuhan 65.000 dokter spesialis.
Gempa M4,3 mengguncang Cianjur, Selasa (1/9/2026). Getaran terasa hingga Bandung dan Sukabumi. BMKG menyebut gempa dipicu sesar aktif.