Komnas HAM Desak Evaluasi Polda Jateng Terkait Penggerebekan Pesantren Putri
Komnas HAM meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga trauma akibat penggeledahan ponpes di Sukoharjo.
Gading Marten. /Ist- Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA- Setelah bercerai dari Gisella Anastasia, aktor Gading Marten bilang masih menyandang status jomblo menjelang pergantian tahun.
"Belum ada. Doain yah. Mudah-mudahan habis ini bisa nemu yah," ujar Gading Marten di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (20/12/2019).
Disinggung perihal kemungkinan sudah berpacaran dengan Julia Hartmans, lelaki 37 tahun ini segera membantah. Menurutnya hubungannya dengan perempuan itu cuma berteman.
"Nggak ada. Temen temen," sambungnya lagi.
Padahal buat menjalin asmara dengan Julia Hartmans, Gading Marten sudah mendapat restu dari sang ayah, Roy Marten.
"Yah bokap mah selalu setuju dengan pilihan anaknya. Yang pasti 2020 menjadi tahun yang lebih baik buat gue dan buat semua orang," kata Gading Marten.
Kendati begitu, pemain film Naga Bonar Reborn ini belum menargetkan buat buru-buru naik pelaminan tahun depan.
"Nggak ada target. Kerja aja dulu dah," tutur Gading Marten.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Komnas HAM meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga trauma akibat penggeledahan ponpes di Sukoharjo.
Pemprov Jawa Tengah mengumpulkan 31.032,44 liter minyak jelantah dari 60.680 ASN dan pegawai BUMD hingga meraih penghargaan MURI.
BPS mencatat inflasi tahunan Oktober 2026 sebesar 3,23%. Cabai rawit, beras, bensin, dan tarif pesawat menjadi penyumbang inflasi.
Polda DIY mencatat kecelakaan turun 23% dibanding pekan sebelumnya selama Ops Patuh Progo 2026, tetapi naik dibanding periode tahun lalu.
Pemuda Kulon Progo menyoroti kenaikan biaya hidup, sulitnya mencari kerja, hingga pajak pembalut yang dinilai menambah beban perempuan.
Pemkot Jogja mendampingi 17 Koperasi Merah Putih. KKMP Gunungketur mencatat omzet Rp137,75 juta dari usaha batik pada 2025.