Kinerja Jalan Tol Menguat, Laba Bersih Tembus Rp1,9 Triliun
Laba pengelola jalan tol mencapai Rp1,9 triliun pada semester I 2026, ditopang kenaikan pendapatan dan volume kendaraan.
Anis Daniar memperlihatkan yogurt Firani buatannya, beberapa waktu lalu. Salah satu varian rasa yogurt yang ia produksi adalah ubi ungu, ide berawal dengan melimpahnya ubi ungu di Kulonprogo. /Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, JOGJA - Manfaat yogurt bukan sekadar sumber alternatif kalsium dan protein tetapi juga bisa menurunkan risiko kanker paru-paru.
Hal ini diungkap dalam sebuah penelitian yang menyebutkan memakan satu porsi yogurt setiap hari dapat menurunkan risiko penyakit 20%. Jika konsumsi yogurt dilakukan bersamaan dengan diet tinggi serat, maka risiko penurunan risiko kanker paru-paru bisa mencapai lebih dari 30%.
Mengutip Dailymail, Minggu (27/10/2019) tim peneliti dari Vanderbilt Univerisity Medical Center Nashville, Tennessee, Amerika Serikat, menemukan beberapa probiotik atau bakteri hidup yang ditemukan dalam yogurt, memiliki sifat anti-inflamasi dan ampuh melawan kanker.
Temuan ini menunjukkan bahwa konsumsi susu tidak boleh diabaikan untuk kesehatan. Sayangnya, sebagian orang enggan meminum susu karena kandungan lemaknya yang dapat meningkatkan kolesterol dan memicu penyakit jantung.
Tapi ini tidak lantas mengabaikan kandungan lainnya dalam susu seperti kalsium, kalium, magnesium, vitamin K1 dan K2, dan probiotik. Sederet kandungan itu sangat baik untuk diet serat dan ini terdapat dalam yogurt.
Penelitian yang diterbitkan dalam JAMA Oncology, tim peneliti mengamati 10 studi kohort dari AS, Eropa, dan Asia yang melibatkan lebih dari 1,44 juta orang.
Mereka menganalisis asupan serat dan yogurt dari para responden, kemudian melacak berapa banyak pasien yang menderita kanker paru-paru. Hasil menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi sekitar satu cup yogurt sehari menurunkan risiko kanker paru-paru sebesar 19%.
Presentase ini kemudian diakumulasi saat responden juga menerapkan diet tinggi serat dengan mengonsumsi buah-buahan, sayuran, dan roti dapat menurunkan risiko kanker paru-paru 15%.
Sehingga jika dijumlah konsumsi yogurt dan diet kaya serat akumulasi risiko kanker paru-paru menurun hingga 33%.
Bagaiamana, mau mulai memasukkan yogurt dalam menu makan harian Anda?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Laba pengelola jalan tol mencapai Rp1,9 triliun pada semester I 2026, ditopang kenaikan pendapatan dan volume kendaraan.
MotoGP 2027 memakai mesin 850 cc dan diperkirakan kehilangan sekitar 50 HP. Aprilia menilai tenaga mesin justru akan semakin penting.
Thailand pangkas masa tinggal bebas visa jadi 30 hari mulai 15 September 2026. WNI tetap bebas visa, aturan masuk darat lebih fleksibel. Simak selengkapnya!
Pasar Prawirotaman Pertahankan SNI, Disdag Dorong Pasar Rakyat Adaptif Hadapi Digitalisasi
Google dikabarkan akan memindahkan seluruh produksi Pixel, smartwatch dan earbud dari China mulai 2027. India dan Vietnam menjadi basis baru.
Penelitian Berkeley Lab menemukan atap mobil perak bisa 25 derajat Celsius lebih dingin dari mobil hitam. Simak pengaruh warna terhadap panas kabin.