Karhutla Meluas, Polri Ungkap Modus Bakar Lahan untuk Buka Kebun
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Ilustrasi: mata merah./Shutterstock
Harianjogja.com, JAKARTA- Tumor otak ternyata bisa ditandai dengan gejala mata merah.
Seorang wanita asal London tak mengira ketika pertama kali didiagnosis menderita tumor otak. Sebelumnya, wanita bernama Gurcharan Kaur (30) ini mengira hanya sakit demam biasa.
Gurcharan Kaur lantas mengatakan awalnya mengalami mata gatal selama berminggu-minggu. Tetapi, ia selalu mengabaikannya karena mengira hanya alergi yang disebabkan oleh debu dan cukup memakai obat tetes.
Beberapa bulan kemudian rasa gatal matanya tak kunjung hilang. Ia justru mulai merasa kesakitan ketika berkedip.
Sejak saat itu Gurcharan memutuskan pergi ke ahli kacamata untuk mencari obat atau pelindung untuk mengatasi masalah matanya.
Mulanya, Gurcharan hanya diminta memakai obat tetes mata tapi itu tidak bekerja. Gurcharan pun kembali datang ke dokter mata dan melakukan tes untuk melihat saraf optik mata kirinya.
Dokter menemukan ada kista koloid kecil atau tumor yang tumbuh lambat di pusat otaknya, tepatnya di belakang mata kirinya.
Gurcharan pun disarankan menjalani tindak operasi untuk mengambil tumor jinaknya sebelum terlalu lama dan menyebabkan kejang.
Wanita 30 tahun ini pun mengikuti saran dokternya. Kini mata sebelah kirinya sudah terbebas dari tumor yang membuat matanya gatal.
Kini Gurcharan pun ingin membagikan kisahnya agar tak ada lagi orang mengabaikan apapun yang terjadi pada tubuh, meski terlihat sepele.
"Selama ini saya berpikir hanya mengalami demam. Ketika mataku gatal di pagi hari, aku hanya menggunakan obat tetes," kata Gurcharan dikutip dari Metro.co.uk.
Bahkan Gurcharan mengaku sebenarnya sudah merasakan pusing kepala dan mudah lelah selama beberapa bulan. Tetapi, ia selalu mengabaikannya karena tak terpikirkan bahwa itu efek dari tumor otak.
"Aku tidak memiliki masalah penglihatan. Sehingga tumor otak tidak pernah terlintas di pikiranku meski aku merasa pusing selama beberapa bulan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Pemda DIY menekankan pentingnya membuktikan manfaat nyata keistimewaan bagi generasi muda sekaligus menjawab tantangan masa depan.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Lima jodhang berisi hasil bumi dari empat kabupaten dan satu kota di DIY diserahkan dalam Puncak Memetri Kaistimewaan 14 Tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK)
Jadwal KSPN Jogja 1 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.
Ratusan warga memadati kompleks Balai Budaya Tamanmartani, Kalasan, Sleman, untuk menyaksikan Puncak Memetri Kaistimewaan 14 Tahun Undang-Undang Keistimewaan