Kebiasaan Manis Berlebihan Bisa Ganggu Kinerja Otak
Konsumsi gula dan karbohidrat berlebih bisa ganggu otak dan picu masalah mental, ini penjelasannya.
Tahu makanan sumber protein. - Ilustrasi - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Keluhan tubuh cepat lelah, rambut rontok, hingga kuku rapuh kini banyak dikeluhkan dan sering dianggap sepele. Padahal, kondisi ini bisa menjadi sinyal tubuh kekurangan protein yang berdampak langsung pada daya tahan dan fungsi organ.
Kondisi tersebut tidak hanya memengaruhi penampilan, tetapi juga berpotensi melemahkan sistem imun. Dalam situasi tertentu, tubuh menjadi lebih rentan terhadap infeksi karena kekurangan asupan nutrisi penting.
Ahli gizi senior dari Pusat Spesialisasi Diabetes Dr. Mohan, Uma Shakthy, seperti dikutip dari Hindustan Times, Kamis (26/3/2026) menegaskan protein merupakan fondasi utama dalam pola makan sehari-hari. Ia menyebut porsi protein idealnya mencapai sekitar 20 hingga 25 persen dari total asupan harian.
Kekurangan protein kerap tidak disadari sejak awal. Selain memicu kelelahan akibat penurunan massa otot, kondisi ini juga dapat menyebabkan pembengkakan pada kaki, gangguan kulit, hingga gigi yang mudah tanggal.
Gangguan lanjutan juga bisa terjadi pada sistem tubuh lain. Proses pencernaan melambat karena produksi enzim berkurang, sementara nyeri otot dan kaki membuat aktivitas harian terasa lebih berat.
Dalam kasus tertentu, seseorang bahkan mengalami kesulitan berjalan dengan stabil. Kondisi ini semakin berisiko karena sistem kekebalan tubuh ikut melemah.
“Protein sangat penting untuk membangun antibodi dan komponen kekebalan tubuh lainnya. Asupan yang rendah dapat membuat Anda rentan,” ujar Shakthy.
Selain itu, perubahan suasana hati juga dapat terjadi akibat gangguan hormon. Pada perempuan, kondisi ini bahkan dapat berdampak pada siklus menstruasi yang menjadi tidak teratur.
Pola Makan Jadi Kunci Pemulihan
Untuk mengatasi kondisi ini, perbaikan pola makan menjadi langkah utama. Menambahkan sumber protein dalam setiap waktu makan dan camilan dinilai efektif membantu memenuhi kebutuhan tubuh.
Daging kambing dan sapi bisa menjadi pilihan, meski disarankan dikonsumsi dalam jumlah terbatas karena kandungan lemaknya. Keduanya tetap dikenal memiliki nilai biologis protein yang tinggi.
Bagi vegetarian, kebutuhan protein dapat dipenuhi dari kacang-kacangan seperti almond, kenari, pista, dan kacang mede. Konsumsi segenggam kacang dapat membantu mencukupi kebutuhan protein harian, dengan tetap memperhatikan asupan kalori.
Selain itu, produk olahan susu seperti paneer, dadih, dan yoghurt juga dapat menjadi sumber protein yang mudah dikonsumsi secara rutin.
Dengan menjaga asupan protein secara konsisten, berbagai gejala yang muncul dapat ditekan sekaligus membantu tubuh kembali bugar dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Hindustan Times
Konsumsi gula dan karbohidrat berlebih bisa ganggu otak dan picu masalah mental, ini penjelasannya.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mendoakan Marc Marquez cepat pulih meski Aprilia sedang dominan di MotoGP 2026.
WhatsApp bisa membuat memori ponsel cepat penuh. Simak cara membersihkan penyimpanan tanpa menghapus chat penting.
Chelsea dikabarkan segera menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru dengan kontrak empat tahun usai tercapai kesepakatan prinsip.
212 T01 facelift resmi meluncur di Beijing Motor Show 2026 dengan desain baru dan siap menantang Jeep Wrangler di pasar global.
Persib Bandung menghadapi PSM Makassar dengan kondisi pincang setelah Bojan Hodak dan tiga pemain utama dipastikan absen.