Advertisement
Daftar Makanan Pahit yang Terbukti Baik untuk Menjaga Kesehatan
Pare. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Rasa pahit kerap dihindari, padahal sejumlah makanan pahit justru menyimpan manfaat besar bagi kesehatan, mulai dari menjaga gula darah hingga melindungi tubuh dari risiko kanker.
Rasa pahit sering kali identik dengan makanan yang kurang menggugah selera. Namun, di balik sensasi tersebut, terdapat berbagai senyawa alami yang bermanfaat bagi tubuh. Sejumlah makanan pahit bahkan terbukti kaya antioksidan, membantu proses detoksifikasi, serta mendukung pencegahan berbagai penyakit.
Advertisement
Berikut lima makanan pahit yang baik untuk kesehatan tubuh, seperti dikutip dari Antara:
1. Pare
BACA JUGA
Pare dikenal sebagai sayuran dengan rasa pahit yang kuat, terutama jika tidak diolah dengan teknik yang tepat. Di Indonesia, pare kerap disajikan sebagai pelengkap siomay atau dimasak dengan bumbu kacang. Meski rasanya menantang, banyak orang justru menggemarinya.
Di balik rasa pahitnya, pare menyimpan beragam manfaat kesehatan. Kandungan triterpenoid, polifenol, dan flavonoid di dalamnya dipercaya mampu membantu memperlambat pertumbuhan berbagai jenis sel kanker. Selain itu, pare dikenal sebagai bahan alami yang membantu menurunkan kadar gula darah, sehingga baik dikonsumsi penderita diabetes.
2. Kulit Citrus
Buah dari keluarga citrus seperti jeruk, lemon, dan anggur dikenal dengan rasa asam-manis yang menyegarkan serta kaya vitamin C. Namun, bukan hanya daging buahnya yang bermanfaat—kulitnya pun menyimpan khasiat meski terasa pahit.
Kulit buah citrus mengandung flavonoid seperti hesperidin dan naringin, dua senyawa dengan sifat antioksidan tinggi yang membantu melindungi tubuh dari radikal bebas. Kandungan ini juga berperan meredakan peradangan serta menurunkan risiko kanker.
3. Keluarga Sayuran Cruciferous
Kelompok sayuran cruciferous meliputi kol, brokoli, kembang kol, sawi hijau, hingga lobak. Walau sering hadir di meja makan, tidak sedikit orang menghindarinya karena rasa pahit yang khas.
Rasa tersebut berasal dari senyawa glukosinolates. Selain itu, sayuran ini mengandung fitonutrien seperti flavonoid, karotenoid, dan sulforaphane yang berfungsi sebagai antioksidan alami.
Kombinasi senyawa ini membantu kerja hati dalam proses detoksifikasi serta melindungi tubuh dari racun. Berdasarkan penelitian pada hewan, glukosinolates dan antioksidan dari sayuran cruciferous juga mampu memperlambat pertumbuhan serta penyebaran sel kanker.
4. Bubuk Kakao
Bubuk kakao merupakan bahan utama cokelat dan aneka kue. Meski rasanya cenderung pahit, kandungan gizinya justru sangat berharga bagi kesehatan.
Sebuah studi dalam Frontiers in Bioscience menyebutkan, bubuk kakao mengandung polifenol dan antioksidan yang membantu menjaga kesehatan jantung, melebarkan pembuluh darah, serta mengurangi peradangan. Bubuk kakao juga kaya mineral penting seperti tembaga, mangan, magnesium, dan zat besi.
5. Cranberry
Cranberry merupakan buah beri merah dengan cita rasa asam-pahit yang khas. Buah ini mengandung polifenol yang membantu mencegah bakteri menempel pada jaringan tubuh manusia.
Senyawa tersebut berperan dalam mencegah infeksi pada mulut, lambung, usus, hingga saluran kemih. Selain itu, cranberry memiliki kadar antioksidan yang sangat tinggi, bahkan tertinggi dibandingkan 24 jenis buah umum lainnya.
Rasa pahit memang tidak selalu nyaman di lidah. Namun, Anda dapat menyiasatinya dengan memadukan rasa pahit dengan unsur manis, asam, atau asin agar lebih seimbang.
Misalnya, tambahkan sedikit madu pada jus pare atau beri perasan lemon saat menumis sawi hijau agar terasa lebih segar. Penggunaan rempah seperti bawang putih, cabai, atau jahe juga mampu menutupi rasa pahit sekaligus menambah aroma, sehingga hidangan tetap menggugah selera tanpa mengurangi manfaat kesehatannya.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
BPBD Bantul Pastikan Tak Ada Pengungsi Dampak Cuaca Ekstrem
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



