Advertisement

Lagu Viral Tak Diberi Tulang Lagi Disebut Hoaks AI oleh Kuburan

Jumali
Selasa, 06 Januari 2026 - 07:57 WIB
Jumali
Lagu Viral Tak Diberi Tulang Lagi Disebut Hoaks AI oleh Kuburan Kuburan Band - Instagram

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Kuburan Band menegaskan lagu viral berjudul “Tak Diberi Tulang Lagi” bukan karya mereka, melainkan hasil kecerdasan buatan dan bukan sindiran untuk Slank.

Dalam narasi yang beredar luas secara daring, lagu tersebut dianggap sebagai sindiran tajam atau kritik balik terhadap singel terbaru Slank yang berjudul "Republik Fufufafa". Sebagaimana diketahui, lagu terbaru Slank tersebut memuat komentar sosial-politik yang kontroversial terkait kondisi Indonesia saat ini.

Advertisement

Menanggapi kegaduhan tersebut, vokalis Kuburan Band, Resa Rizky, akhirnya memberikan klarifikasi resmi. Melalui akun Instagram pribadinya, Resa menegaskan bahwa lagu "Tak Diberi Tulang Lagi" bukanlah karya resmi dari Kuburan Band.

Ia memastikan bahwa lagu yang viral itu adalah hasil kreasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Resa juga mengimbau publik agar tidak terjebak dalam narasi menyesatkan yang berpotensi memicu perselisihan antara Kuburan Band dengan Slank.

"Boleh bantu viralkan lagu baru Kuburan yang berjudul AJENG, bukan lagu yang viral di TikTok, yang hoaks, karena itu lagu AI," ungkap Resa di Instagram, dikutip pada Senin (5/1/2026).

Sebelumnya, Slank merilis singel "Republik Fufufafa" tepat pada hari ulang tahun ke-42 mereka, Minggu (28/12/2025). Lagu tersebut menarik perhatian besar karena dinilai sebagai momentum kembalinya Slank dalam menyuarakan kritik sosial melalui musik.

Langkah Slank ini banyak dibahas setelah sebelumnya band yang bermarkas di Potlot itu menuai kritik akibat kedekatan dengan kekuasaan, serta perilisan lagu kontroversial seperti "Polisi Yang Baik Hati" pada 2023 lalu.

Tak lama setelah rilis lagu Slank, muncul lagu "Tak Diberi Tulang Lagi" di TikTok dengan narasi sarkasme yang mempertanyakan konsistensi Slank dalam mengkritik pemerintah. Namun, banyak warganet yang mulai curiga setelah mencermati beberapa detail teknis berikut:

- Kualitas Audio: Memiliki pola produksi yang dianggap khas hasil generatif AI.

- Genre Musik: Mengusung nuansa hip-hop, sangat berbeda dengan karakter musik rock jenaka yang selama ini menjadi ciri khas Kuburan Band.

- Riasan Ikonis: Kuburan Band yang identik dengan riasan wajah ala band KISS secara resmi hanya mempromosikan lagu berjudul "Ajeng" sebagai karya terbaru mereka.

Dengan adanya klarifikasi ini, dipastikan bahwa perseteruan antara Kuburan Band dan Slank lewat lagu tersebut adalah murni hasil manipulasi teknologi AI yang disebarkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Mentan Copot 192 Pejabat, 2.300 Izin Distributor Pupuk Dicabut

Mentan Copot 192 Pejabat, 2.300 Izin Distributor Pupuk Dicabut

News
| Rabu, 07 Januari 2026, 20:37 WIB

Advertisement

Kelas Menengah Jadi Penopang Utama Wisata Nasional

Kelas Menengah Jadi Penopang Utama Wisata Nasional

Wisata
| Rabu, 07 Januari 2026, 14:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement