Veda Ega Pratama Finis ke-11 di Moto3 GP Jepang 2026
Veda Ega Pratama finis ke-11 di Moto3 GP Jepang 2026 dan meraih lima poin. Ia kini mengoleksi 105 poin di klasemen.
Menyikat gigi. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Menyikat gigi selama dua menit dinilai ideal untuk menjaga kebersihan gigi dan kesehatan gusi. Hal ini diungkapkan Guru Besar Ilmu Periodonsia Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Amaliya, drg., M.Sc., Ph.D.
“Jangan lupa di bagian dalam yang kena ke lidah sama yang untuk mengunyah suka lupa. Jadi dari arah belakang, tiga gigi, pindah ke depan, satu sampai sepuluh, hitung. Jadi semua kena, kalau dihitung-hitung dua menit,” kata Amaliya dalam acara diskusi Media & Expert Indonesia Hygiene Forum 2025 di Jakarta, Rabu (17/12/2025).
Ia mengatakan menggosok gigi tidak hanya membersihkan semua gigi dengan sikatan di permukaan, namun dilakukan per tiga gigi mulai dari belakang, ke tengah, dan bagian dalam atas dan bawah. Menggosok gigi selain berfungsi membersihkan juga memiliki tujuan untuk memijat gusi.
Gosokan gigi yang terarah dan dilakukan dengan cara yang baik tidak hanya menghasilkan gigi bersih namun juga merawat gusi agar tidak luka.
“Jadi memang dari penyikatan itu, bukan hanya permukaan keras, tapi permukaan yang lunak, itu gusi ikut dipijat, jadi jangan cepat-cepat sikat giginya. Dua menit lah,” katanya.
Amaliya mengatakan menyikat gigi jangan terlalu keras atau terlalu sering yang disebut vigorous karena dapat menyebabkan permukaan gigi habis terkikis, atau gigi mengalami abrasi. Ia menyarankan menyikat gigi cukup dua kali pada pagi hari setelah sarapan dan malam sebelum tidur.
Ia juga mengingatkan jika memakan makanan yang asam jangan langsung menyikat gigi karena bisa mengikis permukaan gigi.
“Jadi kalau sering makan makanan asam, atau nyimpen-nyimpen jeruk ya di sini (geraham), itu juga mengalami abrasi, atau erosi ya. Seperti tanah juga terkikis gitu, karena si permukaan giginya terkena asam,” kata dia.
Amaliya mengatakan untuk merawat gigi sehat selain menyikat gigi yaitu membatasi konsumsi makanan mengandung gula, garam dan lemak dan merekomendasikan makanan real food agar tidak menyebabkan peradangan dan gigi berlubang.
Makanan sehat yang mengandung vitamin E, C dan juga zinc juga bertindak sebagai perlindungan dan akan menjaga gusi sebagai penopang gigi tetap sehat.
“Artinya, bila kita kembali ke makanan yang alami, mengurangi penggunaan gula, gula yang alami saja yang dipakai, misalnya madu. Kemudian, makanannya diproses dengan secara alamiah, itu ternyata meningkatkan kesehatan gusi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Veda Ega Pratama finis ke-11 di Moto3 GP Jepang 2026 dan meraih lima poin. Ia kini mengoleksi 105 poin di klasemen.
PAD Gunungkidul dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp25,57 miliar menjadi Rp385,966 miliar di tengah pengurangan transfer pusat.
Portugal mengalahkan Norwegia 2-1 di UEFA Nations League dan memastikan lolos ke perempatfinal dengan dua laga fase grup tersisa.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Senin 5 Oktober 2026 tersedia di MPP, lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 5 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan dan kedatangan tiap stasiun.
Jadwal layanan SIM keliling di Kota Jogja hari ini Senin (5/10/2026) berlokasi di Alun-Alun Kidul dan MPP Balaikota.