Menekan Impor LPG dengan DME di Dapur Rumah Tangga
Pengembangan DME dari batu bara dinilai berpotensi mengurangi impor LPG dan menekan beban subsidi energi nasional.
Sayuran hijau. - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Dietisien asal India Sonal Sureka menyarankan tiga jenis asupan makanan penuh antioksidan, vitamin, serat, dan omega 3 guna menjaga tubuh dari dampak polusi tinggi.
Dilaporkan Hindustan Times, Selasa, secara keseluruhan ahli gizi itu menganjurkan agar dalam menghadapi lingkungan berpolusi seseorang perlu memilih makanan yang kaya antioksidan dan anti-inflamasi sehingga dapat memperkuat pertahanan tubuh dari dalam.
Adapun saran nutrisi pertama yang direkomendasikan untuk menghadapi lingkungan berpolusi tinggi adalah memastikan konsumsi bahan makanan yang penuh vitamin, mineral, serat, serta protein rendah lemak.
Untuk bahan makanan yang penuh vitamin, mineral, dan serat di antaranya berasal dari buah-buahan dan sayur segar, biji-biji utuh, serta kacang-kacangan. Bahan makanan ini penting untuk dikonsumsi karena dapat memperbaiki sel dan daya tahan tubuh.
Sementara protein rendah lemak di antaranya bisa terdiri dari dada ayam tanpa kulit, putih telur, ikan, daging sapi tanpa lemak, serta olahan kedelai.
"Protein rendah lemak membantu menjaga kekuatan otot pernapasan," kata Sonal.
Saran nutrisi kedua yang dianjurkan Sonal yang berpraktek di Practo Bengalur India itu adalah memastikan konsumsi bahan-bahan yang penuh zat antioksidan untuk melawan stres oksidatif.
Stres oksidatif merupakan kondisi tubuh yang tidak seimbang akibat serangan radikal bebas yang merusak sel dan jaringan. Polusi tinggi menjadi salah satu pemicu stres oksidatif.
Maka dari itu zat antioksidan yang terbukti dapat menangkal serangan radikal bebas ada baiknya ditingkatkan konsumsinya lewat makanan-makanan.
Beberapa bahan makanan yang tinggi dengan zat antioksidan di antaranya jeruk, kacang-kacangan, wortel, paprika, bayam, almond, oat, biji bunga matahari, telur, hingga gandum.
“Mengonsumsi aneka bahan makan dengan warna setiap hari akan memastikan perlindungan antioksidan Anda tetap kuat,” ujar Sonal.
Saran nutrisi terakhir untuk menghadapi kondisi lingkungan berpolusi tinggi ialah meningkatkan konsumsi bahan makanan yang memiliki asam lemak omega 3 dan bahan-bahan bersifat anti-inflamasi alami.
Kandungan ini penting untuk meredakan peradangan pada saluran napas yang mungkin terjadi akibat paparan polusi tinggi.
Beberapa contoh bahan makanan itu di antaranya kacang kenari, biji rami, kunyit, bawang putih, jahe, dan sayuran hijau.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pengembangan DME dari batu bara dinilai berpotensi mengurangi impor LPG dan menekan beban subsidi energi nasional.
Update prakiraan cuaca Jogja dan sekitarnya untuk Rabu, 13 Mei 2026. Cek daftar wilayah yang berpotensi hujan ringan serta pantauan suhu udara di seluruh DIY.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.