IHSG Anjlok 1,72 Persen, Tertekan Bursa Global dan Saham Teknologi
IHSG melemah 1,72% ke 5.896,13 dipicu tekanan bursa global dan saham teknologi, investor tunggu data ekonomi domestik.
Naik anak tangga. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pakar Ilmu Komunikasi UNP, Evelynd, menegaskan pendampingan psikologis bagi anak pascabencana harus melibatkan orang tua, termasuk dengan membatasi penggunaan gawai. Pembatasan itu penting agar anak terhindar dari paparan informasi yang tidak layak dikonsumsi.
Ia menyebut kegiatan pemulihan trauma perlu dirancang menyenangkan untuk membantu anak kembali stabil, apalagi banyak dari mereka yang menghadapi masa ujian sekolah. Pendampingan bertahap dinilai efektif mengembalikan rasa aman setelah rutinitas mereka berubah di posko pengungsian.
Menurut Evelynd, aktivitas tanpa gawai seperti permainan kolaboratif, membaca cerita hingga kuis dapat memperkuat resiliensi anak. Ia menilai program ini sejalan dengan PP Tunas 2025 yang menekankan perlindungan digital bagi anak, termasuk kewajiban pendampingan orang tua.
"Anak bisa menjauhi gawai jika didampingi dan diberi batasan. Yang paling penting adalah edukasi kepada orang tua tentang informasi apa yang layak dikonsumsi anak," kata Pakar Ilmu Komunikasi UNP Evelynd di Padang, Sumatera Barat, Sabtu.
Ia mengatakan aktivitas yang diberikan kepada anak-anak pascabencana harus dirancang untuk memulihkan kondisi emosional anak termasuk mengurangi ketergantungan mereka pada gawai.
Secara umum, program itu sejalan dengan penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 (PP Tunas) yang menekankan pelindungan anak dari risiko digital. Regulasi tersebut mengatur filter usia, kewajiban platform serta persetujuan orang tua.
Apalagi, anak-anak adalah masa depan sehingga resiliensi dan literasi harus ditanamkan sejak dini agar mereka tumbuh lebih kuat dan aman di dunia digital.
Terkait kegiatan pendampingan psikologis, jelas dia, harus dibuat menyenangkan agar anak bisa kembali fokus. Sebab, banyak dari mereka yang memasuki masa ujian sekolah sehingga pendampingan itu menjadi sangat penting untuk mengembalikan stabilitas emosi.
Menurut dia, setiap anak pada dasarnya memiliki tingkat pemulihan yang berbeda-beda setelah menghadapi pengalaman traumatis sehingga pendampingan perlu dilakukan secara bertahap dan melibatkan orang tua.
Lebih jauh, ia menjelaskan dalam sesi pendampingan anak-anak dapat diajak mengikuti aktivitas tanpa gawai seperti kuis, menggambar, membaca cerita dan permainan kolaboratif. Pendekatan itu dinilai efektif membantu anak kembali berinteraksi dan memulihkan rasa aman setelah tinggal di pengungsian.
"Tinggal di posko pengungsian membuat rutinitas mereka berubah. Pendampingan harus dipercepat agar anak tidak terlalu lama berada dalam ketidaknyamanan itu," kata dia.
Di samping itu, pendampingan psikososial juga dimaksudkan untuk menanamkan nilai-nilai resiliensi agar dampak psikologis bencana tidak berlarut pada anak.
Terkini, pendampingan psikis anak-anak terdampak banjir dan longsor di Sumatera Barat terus dilakukan pemerintah. Salah satunya dilakukan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berkolaborasi dengan Save the Children dan UNP. Pendekatan yang digunakan dalam pendampingan dibuat menyenangkan agar anak-anak kembali bangkit, bersemangat serta fokus menghadapi ujian sekolah pascabencana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
IHSG melemah 1,72% ke 5.896,13 dipicu tekanan bursa global dan saham teknologi, investor tunggu data ekonomi domestik.
Program RTLH Kulonprogo 2026 memasuki tahap pembangunan. Sebanyak 180 rumah dibangun, progres fisik mencapai 25 persen tanpa terdampak efisiensi anggaran.
Libur sekolah 2026 diprediksi mendongkrak wisata Karanganyar. The Lawu Group perketat keamanan, hadirkan promo, dan optimistis kunjungan meningkat.
Investigasi mengungkap dugaan hacker Rusia berada di balik peretasan Jaguar Land Rover yang menyebabkan kerugian ekonomi hingga miliaran dolar.
Prabowo Subianto mengungkap pertanyaannya kepada profesor tentang gandum, sawit, dan industri mobil Indonesia dalam Sarasehan Kebangsaan.
Eks pekerja RSU Griya Mahardhika Jogja menuntut pembayaran gaji empat bulan dalam aksi damai di Bantul. Mediasi ketiga dijadwalkan 1 Juli 2026.