Pantai Sigandu Tergerus Rob, Sepertiga Aset Wisata Batang Terdampak
Abrasi dan rob merendam dua hektare kawasan Pantai Sigandu Batang. Pemkab fokus menanam mangrove dan menyiapkan pemulihan kawasan wisata pada 2027.
Poster film Bumi Manusia Extended. - ANTARA/ist-Falcon Pictures
Harianjogja.com, JOGJA–Karya legendaris Pramoedya Ananta Toer kembali menyapa pencinta sinema melalui peluncuran serial Bumi Manusia Extended yang menawarkan narasi lebih mendalam.
Di bawah arahan sutradara Hanung Bramantyo, proyek ini tidak lagi hadir dalam durasi film layar lebar biasa, melainkan dikemas dalam format serial enam bagian yang mengeksplorasi setiap sudut kehidupan Minke, Annelies, serta Nyai Ontosoroh secara komprehensif.
Pengembangan durasi ini memberikan ruang bagi Hanung untuk menyisipkan detail relasi dan ketegangan era kolonialisme yang sebelumnya terpaksa dipangkas demi durasi bioskop.
Hanung Bramantyo menekankan bahwa serial Bumi Manusia Extended bukan sekadar penambahan menit tayang, melainkan sebuah pendalaman rasa untuk menghadirkan lapisan sosial-politik yang menjadi ruh utama dari novel aslinya.
“Sejak awal saya menyadari bahwa Bumi Manusia adalah semesta besar. Dalam versi extended ini, kami bisa menghadirkan detail-detail relasi, pergulatan identitas, serta ketegangan kolonialisme yang sebelumnya harus dipadatkan,” tutur Hanung, Kamis (5/3/2026).
Adegan-adegan baru yang kini tersaji membuat dialog antar tokoh terasa lebih bernyawa, sekaligus memperkaya gagasan tentang kemanusiaan dan keadilan yang selama ini menjadi identitas kuat karya Pram.
Langkah Falcon Pictures merilis versi ini juga mendapat dukungan penuh dari pihak keluarga, yang melihat format serial sebagai jembatan efektif untuk mengenalkan pemikiran Pramoedya kepada generasi muda.
Astuti Ananta Toer berharap kehadiran serial Bumi Manusia Extended dapat memicu minat literasi masyarakat untuk membaca kembali novelnya, sehingga nilai-nilai mengenai harga diri bangsa dan perjuangan melawan ketidakadilan tetap relevan di masa kini.
Serial Bumi Manusia Extended sendiri dijadwalkan tayang secara eksklusif di platform KlikFilm mulai Kamis, 5 Maret 2026, dengan jadwal siar dua kali seminggu setiap Senin dan Kamis.
Perilisan ini menjadi bagian dari perayaan seabad Pramoedya, di mana pihak produser berkomitmen menyediakan tontonan yang kontemplatif serta memperkaya batin penonton Indonesia dalam menyambut momentum libur Lebaran 2026 mendatang.
Direktur KlikFilm, Frederica, menyatakan bahwa serial Bumi Manusia Extended merupakan bentuk komitmen untuk menghadirkan karya berkualitas yang mampu memberikan ruang refleksi lebih luas bagi para pemirsa.
Kehadiran episode perdana di hari Kamis ini menandai dimulainya perjalanan panjang menelusuri pemikiran besar sang maestro sastra melalui visualisasi yang lebih kaya, sekaligus menjadi sajian utama yang menghibur namun tetap memiliki bobot edukasi sejarah yang kuat bagi penonton di platform OTT tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Abrasi dan rob merendam dua hektare kawasan Pantai Sigandu Batang. Pemkab fokus menanam mangrove dan menyiapkan pemulihan kawasan wisata pada 2027.
Polresta Sleman masih menyelidiki rumah api Seyegan dengan mengumpulkan alat bukti dan mendalami fakta lapangan untuk mengungkap penyebabnya.
Iran menolak usulan Prancis terkait pembersihan ranjau di Selat Hormuz dan menegaskan operasi sepenuhnya berada di bawah kendali Teheran.
GORA BANGSA menjadi strategi baru Dinpar Kulonprogo untuk meningkatkan PAD pariwisata melalui kolaborasi lintas sektor dan digitalisasi layanan.
Jadwal Angkutan KSPN Jogja 30 Juni 2026 melayani rute Malioboro-Obelix Sea View dan Pantai Drini dengan tarif mulai Rp12.000.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 30 Juni 2026 lengkap rute YIA–Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan terbaru di sini.