Airlangga Sebut Insentif EV Dikaitkan dengan Kendaraan Nasional
Pemerintah mengkaji insentif kendaraan listrik yang akan dikaitkan dengan pengembangan mobil dan motor nasional untuk memperkuat industri EV.
Naik anak tangga. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Riset terbaru menemukan menaiki lebih dari lima anak tangga setiap hari dapat menurunkan risiko penyakit jantung akibat penyumbatan arteri hingga 20 persen. Hal ini diungkap dalam sebuah studi dalam jurnal Atherosclerosis.
Untuk sampai pada kesimpulan itu, para peneliti, seperti disiarkan Medical Daily belum lama ini, menganalisis data dari 458.860 peserta dewasa di UK Biobank.
Mereka menggunakan survei untuk mengumpulkan informasi tentang faktor menaiki tangga, sosiodemografi, dan gaya hidup partisipan pada awal penelitian serta setelah lima tahun. Para peserta ditindaklanjuti selama rata-rata 12,5 tahun.
Tim peneliti mengevaluasi hubungan antara intensitas menaiki tangga dan penyakit kardiovaskular aterosklerotik (ASCVD), serta menemukan bahwa menaiki lebih dari lima anak tangga setiap hari dapat mengurangi risiko ASCVD sebesar 20 persen.
Penyakit kardiovaskular aterosklerotik adalah kondisi ketika arteri di jantung tersumbat oleh lemak atau kolesterol, atau disebut plak, yang berpotensi memicu serangan jantung.
“Menaiki lebih dari lima anak tangga (sekitar 50 langkah) setiap hari dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena jenis ASCVD, terlepas dari kerentanan penyakit,” kata peneliti.
Para peneliti merekomendasikan menaiki tangga sebagai aktivitas fisik berbiaya rendah dan mudah dilakukan yang dapat dimasukkan ke dalam rutinitas sehari-hari.
“Menaiki tangga dalam waktu singkat dengan intensitas tinggi adalah cara yang efisien dari segi waktu untuk meningkatkan kebugaran kardiorespirasi dan profil lipid, terutama di antara mereka yang tidak dapat mencapai rekomendasi aktivitas fisik saat ini,” ujar peneliti Dr. Lu Qi dari Tulane University School of Public Health and Tropical Medicine di Louisiana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah mengkaji insentif kendaraan listrik yang akan dikaitkan dengan pengembangan mobil dan motor nasional untuk memperkuat industri EV.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Kuasa hukum Raudi Akmal menilai sejak awal tidak ada dua alat bukti yang cukup usai PN Sleman mengabulkan sebagian praperadilan.
Polresta Jogja mulai memeriksa lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 korban anak.
Sekolah Nasional Terintegrasi mulai berjalan di 17 kabupaten/kota pada tahun ajaran 2026-2027 untuk memperluas pemerataan mutu pendidikan.
YIA baru dimanfaatkan sekitar 25% dari kapasitasnya. DIY mempercepat pengembangan koridor Joglosemar untuk mendongkrak wisatawan.