Bayern Munich Ditahan Dortmund 2-2, Fabio Silva Jadi Penyelamat
Bayern Munich ditahan Borussia Dortmund 2-2 dalam Der Klassiker. Fabio Silva menjadi penentu setelah gol Konrad Laimer dan Upamecano.
Komposer sekaligus konduktor Grego Julius bersama Grego Julius Orkestra menggelar konser di Auditorium Driyarkara, Sabtu (18/10/2025) malam. /Instagram.
Harianjogja.com, JOGJA—Komposer sekaligus konduktor Grego Julius bersama Grego Julius Orkestra menggelar konser di Auditorium Driyarkara, Sabtu (18/10/2025) malam. Ia membawakan 22 lagu ciptaannya dalam konser bertajuk Simfoni Bagi Sang Pencipta, Saat Nada Menjadi Doa tersebut.
Konser itu juga menghadirkan bintang tamu pemain Saxophone, Charles dan pemain Harpa, Katelyn. Para penonton dari berbagai kalangan pun memenuhi auditorium sejak sore. Lagu-lagu yang dibawakan dan diciptakan sendiri oleh Grego Julius sebagian besar berawal dari pengalaman pribadi.
Lagu-lagu tersebut berawal dari doa yang ia lantunkan. Berkat insting musik sebagai musisi yang ditekuni sejak tahun 2.000, doa itu diubahkan menjadi lagu yang menarik. Menurutnya lagu-lagu yang ia ciptakan meski berisi doa namun bersifat umum, tidak hanya untuk umat kristiani saja.
"Saya memohon ampun pada Tuhan, saya tulis di dalam lagu itu. Akhirnya jadilah lagu itu. Nah, lagu-lagu itu saya bawakan dalam konser ini. Lagu ini lebih mengantarkan doa yang bersifat umum," katanya.
Ia menambahkan 22 lagu tersebut memiliki genre yang variatif. Di antaranya pop, ada yang klasik, jazz, bossa nova hingga latin. Sebagian besar memang lagu yang biasanya digunakan untuk mengiringi kegiatan di Gereja, namun ada beberapa lagu yang dibawakan tersebut merupakan lagu umum yang jamak dinyanyikan setiap orang.
"Saya menulis lagu sejak sekitar tahun 2.000. Ketika saya dikasih umur panjang, 70 tahun, ya. Saya akan lebih mendekatkan diri pada Tuhan, yaitu dengan cara apa? Dengan cara menulis lagu. Jadi doa saya, ucapan terima kasih saya, saya tuliskan di dalam lagu itu," ucapnya.
Konser tunggal itu merupakan kali keempat digelar. Ia merencanakan konser lagi pada 2026 mendatang dengan target minimal setahun sekali, pasalnya untuk persiapan butuh waktu sekitar empat bulan. "Untuk tahun ini mungkin sudah tidak ada, jadi tahun depan lagi karena persiapannya sekitar empat bulan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bayern Munich ditahan Borussia Dortmund 2-2 dalam Der Klassiker. Fabio Silva menjadi penentu setelah gol Konrad Laimer dan Upamecano.
Sejumlah konglomerat Indonesia berinvestasi di klub sepak bola, mulai dari Como 1907, Oxford United, US Lecce, hingga Persib Bandung.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp400 juta untuk pengerukan delapan alur sungai guna mengurangi risiko banjir saat musim hujan.
Dosen UMY King Faisal menyoroti prosedur penggeledahan Hamalatul Qur’an dan meminta dugaan intimidasi terhadap santriwati diperiksa.
Kecelakaan truk molen di Jalan Cut Mutia, Bekasi, menewaskan enam orang dan melukai enam lainnya saat menunggu bus di halte.
Pelatih kepala baru PSIM Jogja, Risto Vidakovic, mulai terlibat dalam proses pembenahan tim meski belum resmi mendampingi skuad dari pinggir lapangan. Pelatih a