Golkar Baca Pernyataan AHY sebagai Sinyal Maju Pilpres 2029
Golkar menilai pernyataan AHY soal kekuasaan menjadi sinyal kesiapan Ketua Umum Demokrat itu menghadapi Pilpres 2029.
Cokelat panas salah satu bahan makanan yang membantu meredakan kecemasan. - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Belakangan banyak beredar kabar tidak menyenangkan di Indonesia yang bisa memicu kecemasan. Ahli Gizi dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta Fitri Hudayani mengatakan bahwa salah satu dampak dari rasa cemas terkadang dapat menimbulkan emotional eating.
Emotional eating yakni sebuah kondisi di mana seseorang cenderung mencari kenyamanan lewat konsumsi makanan yang tinggi gula, lemak, dan garam.
Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat menimbulkan masalah kesehatan misalnya meningkatnya berat badan, atau bahkan ada juga karena rasa cemasnya menjadi tidak nafsu makan yang sebaliknya dapat menyebabkan seseorang menjadi kurang mendapatkan asupan gizi.
"Dari segi makanan untuk mengatasi masalah itu, maka yang dianjurkan adalah tetap menjaga pola makan dengan gizi seimbang, tetap memenuhi kebutuhan gizi," kata Fitri.
BACA JUGA: Penjelasan Lengkap Kondisi Mahasiswa Amikom Jogja Saat di RSUP Dr Sardjito
Fitri menjelaskan mengonsumsi makanan seperti bubuk cokelat murni yang baik untuk meningkatkan suasana hati (mood). Bubuk cokelat yang diseduh dapat menghasilkan rasa nikmat meski tanpa ditambahkan gula murni dan lemak.
Cita rasa yang dihasilkan tidak akan mengurangi fungsi dari cokelat yang dapat meningkatkan suasana hati dan memberikan rasa nyaman pada pikiran maupun tubuh.
Bagi yang tidak begitu menggemari cokelat, anda dapat mencoba teh hijau sebagai pilihan lainnya. Teh hijau dapat meningkatkan hormon serotonin dan dopamine yang turut membantu memperbaiki suasana hati.
Teh hijau jjuga mengandung polifenol yang dapat membantu menurunkan stres dengan mengurangi hormon kortisol.
Baik takaran untuk bubuk cokelat maupun teh hijau, ia mengatakan dapat disesuaikan dengan kebutuhan saja. Misalnya, satu cangkir per hari.
Makanan lain yang Fitri sarankan adalah yogurt. Selain menjaga kesehatan pencernaan dan menjaga penyerapan zat gizi secara optimal, yogurt juga dapat memastikan gizi tubuh terjaga.
Ia menilai makanan ini sangat baik untuk mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan gizi yang meningkat saat sedang stres. Takaran yang dianjurkan untuk konsumsi yogurt adalah satu cup per hari.
Makanan lain yang disebutnya dapat membuat tubuh merasa lebih nyaman yakni sayuran yang berwarna hijau, buah pisang, kacang-kacangan dan biji-bijian.
Bagi yang ingin memakan sayuran untuk memenuhi kebutuhan mineral dan vitamin dapat dikonsumsi melalui setiap kali makan utama, ditambah dengan konsumsi buah empat sampai lima kali per hari.
Fitri turut menyampaikan selama tubuh mengalami stres atau cemas, lebih baik untuk mengonsumsi protein hewani seperti ikan laut, serta menjalankan pola hidup sehat. Misalnya, mengurangi konsumsi kafein dan alkohol yang dapat memicu kecemasan, istirahat yang cukup dan olahraga di tempat yang kondusif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Golkar menilai pernyataan AHY soal kekuasaan menjadi sinyal kesiapan Ketua Umum Demokrat itu menghadapi Pilpres 2029.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 8 September 2026 lengkap 12 perjalanan dari Palur. Cek waktu kedatangan di 12 stasiun, aturan pembayaran, dan info perubahan jadwal
Pemerintah Kalurahan (Pemkal) Bendung, Semin berencana memeperluas kawasan Lumbung Mataraman dari semula 1,2 hektare menjadi 2,2 hektare untuk menyasar MBG.
Janice Tjen mengaku bersyukur kembali tampil di US Open 2026 meski langkahnya di nomor ganda putri terhenti usai kalah dari Aldila Sutjiadi.
Jaguar Land Rover akan memangkas 4.000 karyawan atau 10% tenaga kerja global akibat persaingan mobil China, tarif impor AS, dan tekanan industri otomotif global
Pieter Huistra mengevaluasi kekalahan PSS Sleman dari Bali United pada laga perdana Super League 2026/2027. Super Elja kini fokus berbenah jelang menghadapi Mad