Advertisement
Hari Ini, Objek Wisata di Klaten Diprediksi Banjir Wisatawan
Suasana Objek Mata Air Cokro (OMAC) Kecamatan Tulung Klaten ramai pengunjung, Kamis (26/12/2024). -JIBI/Solopos - Taufiq Sidik Prakoso)
Advertisement
Harianjogja.com, KLATEN-Sejumlah objek wisata di Kabupaten Klaten diprediksi akan mulai didatangi wisatawan pada H+2 dan H+3 Lebaran. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten optimistis jumlah wisatawan pada libur Lebaran tahun ini lebih banyak daripada tahun lalu, meskipun jumlah pemudik turun hampir 30%.
“Harapan kami sama, Klaten tetap menjadi tujuan wisata terfavorit di Jawa Tengah dan jumlahnya lebih banyak daripada sebelumnya,” kata Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Pendopo Rumah Dinas Bupati Klaten, Senin (31/3/2025). "Meskipun tahun ini kita ketahui bersama bahwa jumlah pemudik turun hampir 30 persen secara nasional. Kami memprediksi wisatawan akan berdatangan ke Klaten pada H+2 dan H+3 Lebaran," lanjut dia.
Advertisement
BACA JUGA : Kesulitan Ekonomi Mengancam 6.000 Pelaku Wisata di Sleman Utara
Menurut Hamenang, salah satu kunci untuk menarik wisatawan datang ke Klaten adalah tidak ada yang ngepruk harga baik itu pengelola usaha kuliner, pusat oleh-oleh, hingga objek wisata. Sebab jika hal tersebut dilakukan akan memberikan image atau citra kurang baik bagi wisata di Klaten.
Hamenang memahami saat ini harga bahan-bahan kebutuhan pokok naik dibandingkan hari lain selain Lebaran. Oleh karenanya bila ingin menaikkan harga diharapkan dilakukan sewajarnya. “Kami paham harga bahan pokok naik, tapi jangan sampai ganti harga atau ngepruk pada momen Lebaran. Pasalnya jika itu terjadi maka wisatawan akan mengabarkan atau bercerita dengan orang lain untuk jangan wisata di Klaten,” jelas dia.
“Kita ini kota wisata maka harus jadi tuan rumah yang baik, kita berikan harga yang baik,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Klaten, Sri Nugroho, mengatakan kunjungan wisatawan ke Klaten diharapkan meningkat 10% pada libur Lebaran tahun ini. Hal ini dikarenakan durasi libur Lebaran tahun ini lebih panjang dibandingkan tahun lalu. “Tahun kemarin ada 350.000 pengunjung saat libur Lebaran. Kami targetkan tahun ini kenaikannya 10 persen daripada tahun kemarin,” kata Nugroho.
Sri Nugroho mengungkapkan wisata air masih menjadi primadona wisata di Kabupaten Bersinar. Salah satu destinasi wisata air dengan kunjungan wisatawan cukup tinggi yakni Umbul Pelem di Desa Wunut, Kecamatan Tulung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
4 Kasus Teror Hiu dalam 48 Jam di Australia, Warga Diminta Jauhi Laut
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- SPPG Berpeluang Jadi PPPK, DPRD DIY Minta Prioritas Guru Honorer
- Cek Jadwal KRL Solo-Jogja Terbaru untuk 20 Januari 2026
- Update Jadwal KA Prameks Tugu Jogja-Kutoarjo 20 Januari 2026
- Jadwal SIM Keliling Ditlantas Polda DIY Hari Ini, Selasa 20 Januari
- Update Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini, 20 Januari 2026
Advertisement
Advertisement



