Advertisement
Awas, Ini Bahaya Infeksi Jamur Ginjal
Jamur Enoki (Ecowatch)
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Infeksi jamur pada ginjal atau saluran kemih (jamur ginjal), dapat menimbulkan rasa sakit dan berdampak serius pada kesehatan menurut dokter ahli nefrologi.
Konsultan nefrologi dari Rumah Sakit PD Hinduja dan MRC di India dr. Ayan Kumar Dey menyampaikan bahwa jamur yang dapat menyerang ginjal antara lain candida, aspergillus, blastomyces, dan cryptococcus.
Advertisement
BACA JUGA: Viral Jamur Salju, Ini Khasiatnya
"Ginjal dapat terinfeksi jamur dengan berbagai cara. Cara yang paling umum adalah penyebaran infeksi jamur melalui aliran darah dari tempat lain seperti paru-paru. Namun, ada kemungkinan infeksi jamur menyerang ginjal dan menimbulkan gejala," katanya dikutip dalam siaran Hindustan Times pada Rabu (27/11/2024)
Ia menyampaikan bahwa gejala umum seperti munculnya rasa terbakar saat buang air kecil, nyeri saat buang air kecil, nyeri perut bagian bawah, dan darah dalam urine dapat menunjukkan kemungkinan infeksi saluran kemih.
"Investigasi lebih lanjut dan korelasi klinis oleh dokter yang merawat dapat mengarah pada kemungkinan dan konfirmasi adanya infeksi jamur di ginjal," katanya.
Dokter Ayan mengatakan bahwa keberadaan sel ragi dalam urine atau adanya pertumbuhan jamur dalam satu spesimen urine tanpa adanya tanda-tanda infeksi tidak selalu memerlukan pengobatan.
BACA JUGA: Vaksinasi untuk Anak-Anak Penting untuk Mencegah Wabah Penyakit Infeksi
"Namun, jika pasien memiliki faktor risiko dan memerlukan beberapa intervensi urologi, atau memiliki ginjal yang ditransplantasikan, mereka dapat menjalani perawatan antijamur," katanya.
Meski terdengar menakutkan, ia mengatakan, jamur ginjal bisa diatasi dengan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Dia menekankan pentingnya pasien memastikan tindak lanjut yang tepat waktu dan teratur dengan dokter mereka dalam upaya mengatasi jamur ginjal.
Selain itu, ia mengatakan, nefrolog dan dokter spesialis penyakit menular harus memastikan perawatan yang memadai dan lengkap bagi pasien guna mencegah kegagalan pemberantasan jamur, yang dapat menyebabkan infeksi berulang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Prabowo Dorong Peran Baru Indonesia-Jepang di Tengah Geopolitik Dunia
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Pengakuan Pedagang Nuthuk Terungkap, Wisata Pantai Depok Terimbas
- Saluran Limbah Meledak di Teras Malioboro Jogja, Tiga Orang Terluka
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
- HUT ke-80 Sultan HB X, 10.000 Pamong se-DIY Bakal Kirab Hasil Bumi
Advertisement
Advertisement







