Dana Transfer ke Daerah Anjlok, Saatnya BPD Unjuk Peran
Peran strategis BPD terus didorong untuk menopang perekonomian daerah, terlebih dengan meningkatnya tekanan fiskal dan serta menurunnya dana transfer ke daerah.
Ilustrasi melamun./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Banyak orang menganggap melamun adalah aktivitas yang membuang-buang waktu. Tak banyak yang tahu bahwa melamun ternyata juga bermanfaat bagi kesehatan, terutama kesehatan mental.
Walden University menjelaskan bahwa lamunan adalah gambaran bebas yang tidak terkekang oleh realita dan merupakan fungsi otak yang sangat bermanfaat.
Beberapa di antaranya seperti membiarkan otak rileks sehingga dapat mengurangi stres. Saat melamun, pikiran melayang ke tempat yang jauh seakan seperti bermimpi. Tentu saja melamun tidak selamanya baik bila dilakukan di situasi yang mengharuskan seseorang untuk sadar, seperti mengemudi.
BACA JUGA: Kesehatan Mental di Lingkungan Kerja Hampir Tidak Pernah Jadi Pembahasan, Padahal Penting
Dilansir dari Verywell Mind, Selasa (26/11/2024), Anda bisa melamun saat berada di situasi yang aman, melamun bisa memberikan beberapa efek positif.
Ketika melamun, Anda cenderung mengabaikan dunia luar dan membiarkan pikiran Anda mengalir bebas. Hal ini mendorong relaksasi dan eksplorasi mental.
Melamun juga berguna ketika Anda menghadapi ancaman atau lingkungan yang terlalu sibuk. Dengan begitu Anda dapat terhindar dari stres, kecemasan, dan menjadi lebih tenang.
Lamunan tidak hanya menjadi sekedar pelarian singkat, tetapi melamun juga membantu menyegarkan pikiran. Dengan pikiran yang lebih segar, Anda terbantu untuk memecahkan masalah dan cenderung akan memecahkan masalah dengan lebih tenang.
Melamun ataupun berkhayal membantu banyak bagian dari otak untuk bekerja sehingga banyak sel otak yang aktif. Saat Anda melamun, Anda mengaktifkan area otak yang berbeda dan akhirnya dapat mengakses informasi di daerah yang sebelumnya tidak terjangkau atau tidak aktif.
Dalam hal ini, melamun menciptakan hubungan penting di seluruh otak manusia. 4. Membantu mempersiapkan mental Penelitian menyampaikan bahwa pikiran-pikiran yang berkelana seringkali dimotivasi oleh sebuah tujuan. Misalnya, saat atlet ingin bertanding, atlet akan menggunakan lamunan untuk mempersiapkan otak untuk meraih kesuksesan.
Dengan itu, metode ini dapat membantu seseorang lebih mempersiapkan mental sebelum melakukan sebuah aktivitas.
Melamun dapat melatih pikiran Anda menjadi lebih kreatif. Hal ini karena penggunaan proses kognitif yang serupa dan fungsi otak yang sama.
Studi juga menyebutkan bahwa berkhayal di siang bolong dapat meningkatkan kreativitas seseorang menjadi lebih tinggi.
Perlu diperhatikan bahwa terlalu banyak melamun juga memberikan efek negatif, seperti maladaptive daydreaming atau menjadi terlalu tenggelam dalam lamunan dan melupakan kehidupan sehari-hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Penjualan mobil listrik dan plug-in hybrid di Rusia melonjak 118 persen saat pasokan bensin terganggu akibat serangan terhadap kilang minyak.
Bhayangkara FC unggul 2-1 atas Dewa United di babak pertama BRI Liga 1. Gol Ristovski, Deni Junior, dan Brenes mewarnai laga di Stadion Indomilk Arena.
Sabalenka tampil di US Open 2026 dengan perhiasan 127,14 karat dari Material Good yang terinspirasi warna dan keberagaman New York.
Bali United vs Isenmulang Kalteng di pekan 2 Super League 2026 tayang di Vidio. Simak jadwal, prediksi pemain, dan peluang kedua tim.
Doa bersama di YASANTI Bantul menjadi ruang penolakan MBG. Kelompok masyarakat menyoroti keracunan, anggaran, dan desain kebijakan.