Dopamine 3.0 Resmi Hadir, Jadi Jailbreak Pertama yang Tembus iOS 26
Dopamine 3.0 menjadi jailbreak pertama yang mendukung iOS 26 dan iOS 26.0.1 setelah 326 hari. Namun fitur ini baru tersedia untuk perangkat Apple dengan chip A1
Foto ilustrasi kesehatan mental. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Interaksi sosial yang terlihat biasa saja ternyata dapat memberi dampak signifikan terhadap kondisi mental seseorang. Psikolog menyebut, hubungan yang konsisten dipenuhi pola negatif dapat memicu stres, kelelahan emosional, hingga menurunkan rasa percaya diri jika berlangsung dalam jangka panjang.
Namun, para ahli menegaskan bahwa tidak semua orang yang dianggap “melelahkan” harus langsung dijauhi. Dalam banyak kasus, seseorang bisa saja sedang menghadapi tekanan hidup atau berada dalam situasi yang sulit. Yang menjadi perhatian utama adalah pola berulang yang terus merugikan secara emosional.
Berikut tujuh tipe orang yang menurut kajian psikologi perlu dibatasi interaksinya demi menjaga kesehatan mental.
Pertama, orang manipulatif. Pada awalnya mereka bisa tampak ramah dan suportif, namun perlahan mulai mengarahkan orang lain untuk mengikuti kehendaknya. Dalam psikologi, perilaku ini sering dikaitkan dengan konsep Dark Triad, yaitu narsisme, Machiavellianism, dan psikopati yang berkaitan dengan kecenderungan manipulatif dan rendah empati.
Kedua, orang yang selalu membawa drama. Tipe ini kerap terlibat dalam konflik atau masalah yang berulang dan tanpa sadar menyeret orang di sekitarnya. Pola ini dapat meningkatkan stres sosial karena hubungan menjadi penuh ketegangan dan keluhan.
Ketiga, orang yang tidak konsisten secara emosional atau tarik-ulur. Hari ini bisa sangat perhatian, namun esoknya berubah dingin atau menyalahkan. Ketidakpastian ini membuat hubungan terasa melelahkan karena sulit diprediksi.
Keempat, orang yang terlalu mengontrol. Berbeda dengan memberi saran, kontrol berlebihan membuat seseorang kehilangan kebebasan dalam mengambil keputusan. Dalam studi psikologi, pola ini dikenal sebagai coercive control yang dapat mengurangi otonomi individu dalam hubungan.
Kelima, orang yang sering merendahkan. Komentar negatif yang dilakukan berulang, meski tampak ringan, dapat mengikis kepercayaan diri dan membentuk citra diri yang buruk dalam jangka panjang.
Keenam, orang yang tidak menghargai batasan. Mereka cenderung memaksa, sulit menerima penolakan, atau membuat orang lain merasa bersalah ketika tidak memenuhi keinginan mereka. Jika dibiarkan, hal ini dapat menguras energi emosional secara terus-menerus.
Ketujuh, orang yang hanya hadir saat membutuhkan. Hubungan yang tidak seimbang ini membuat seseorang merasa dimanfaatkan karena kehadiran hanya bersifat sepihak.
Para ahli menekankan bahwa membatasi hubungan tidak selalu berarti memutus relasi sepenuhnya. Dalam banyak situasi, langkah yang lebih sehat adalah menetapkan batasan yang jelas, mengurangi intensitas interaksi, dan menjaga jarak emosional dari pola yang merugikan.
Menjaga kesehatan mental tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengelola diri sendiri, tetapi juga memilih lingkungan sosial yang mendukung. Dengan mengenali tanda-tanda relasi yang tidak sehat, seseorang dapat lebih bijak dalam menentukan batas agar kesejahteraan emosional tetap terjaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dopamine 3.0 menjadi jailbreak pertama yang mendukung iOS 26 dan iOS 26.0.1 setelah 326 hari. Namun fitur ini baru tersedia untuk perangkat Apple dengan chip A1
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.
OJK mengkaji dampak penutupan 833 dapur SPPG terhadap kredit perbankan, termasuk jumlah SPPG yang mendapat pembiayaan bank.