Film Empat Musim Pertiwi, Arya Saloka Rasakan Sensasi Jadi Cowboy

Newswire
Newswire Jum'at, 11 September 2026 07:37 WIB
Film Empat Musim Pertiwi, Arya Saloka Rasakan Sensasi Jadi Cowboy

Dua pemeran utama film Empat Musim Pertiwi, Putri Marino dan Arya Saloka, saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (9/9/2026)./Bisnis Chelsea Venda\r\n\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA— Aktor Arya Saloka mendapat pengalaman berbeda saat membintangi film Empat Musim Pertiwi karya sutradara Kamila Andini. Dalam film tersebut, Arya memerankan Bisma, karakter yang tampil dengan gaya koboi dan memiliki kemampuan menunggang kuda.

Bagi Arya Saloka, peran tersebut memberikan pengalaman baru sebagai aktor. Nuansa koboi dalam film bahkan membuatnya merasakan sensasi seperti bermain dalam karya Quentin Tarantino, sutradara yang dikenal dengan kecintaannya terhadap film bergenre Western.

"Pengalaman syutingnya seru ya, udah kayak Quentin Tarantino saya," katanya saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (9/9/2026).

Arya Saloka Harus Belajar Berkuda

Selain tampil dengan gaya cowboy, Arya juga dituntut menguasai kemampuan berkuda. Dalam cerita, Bisma digambarkan telah tinggal di Bromo sejak kecil hingga dewasa sehingga berkuda menjadi salah satu aktivitas hariannya.

Arya mengakui kemampuan tersebut tidak mudah dikuasai karena dirinya harus beradaptasi dengan karakter kuda yang digunakan selama produksi. Ia telah mengikuti workshop berkuda sekitar lima atau enam kali sebelum menjalani proses syuting.

Meski demikian, latihan di Jakarta tidak sepenuhnya membuatnya siap. Kuda yang digunakan saat syuting di Bromo berbeda dengan kuda yang dipakai ketika latihan di Jakarta.

Arya bahkan sempat mendapatkan kuda yang cukup liar sehingga akhirnya meminta kuda yang lebih tenang. Hal itu diperlukan karena dalam beberapa adegan ia harus menunggang kuda, mengikat tali, sekaligus berdialog.

Kondisi tersebut membuat Arya membutuhkan konsentrasi tinggi. Tim produksi kemudian mencarikan kuda yang lebih tenang agar proses syuting dapat berlangsung dengan nyaman.

Ada Chemistry dengan Kuda

Meski menghadapi tantangan, Arya Saloka menyebut pengalaman menjalani adegan berkuda di Bromo tetap menjadi pengalaman yang seru. Menurutnya, ada hal penting yang harus dibangun antara aktor dan hewan yang menjadi bagian dari adegan.

"Jadi, memang ternyata perlu ada chemistry antara kita dengan binatang juga, enggak boleh ada jarak kita. Mungkin biar enggak merasa takut ya," imbuhnya.

Selain berkuda dan tampil sebagai cowboy, Arya juga menikmati pengalaman melihat langsung set film Empat Musim Pertiwi. Film tersebut banyak memanfaatkan alam, sementara lanskap Bromo menurutnya sangat indah.

Empat Musim Pertiwi Tayang Oktober 2026

Film Empat Musim Pertiwi dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2026. Sebelum hadir untuk penonton Tanah Air, film karya Kamila Andini tersebut akan lebih dulu diputar di kancah internasional.

Menggunakan judul internasional Four Seasons in Java, film tersebut akan menjalani world premiere dalam program Centrepiece Toronto International Film Festival (TIFF) 2026.

Film ini dijadwalkan tayang dalam gelaran TIFF ke-51 yang berlangsung pada 10–20 September 2026 di Toronto, Kanada.

Sinopsis Empat Musim Pertiwi

Empat Musim Pertiwi berkisah tentang Pertiwi (Putri Marino) yang kembali ke kampung halaman setelah 20 tahun. Kepulangannya ditolak oleh warga dan keluarganya, kecuali Mak Ira (Christine Hakim) dan Bisma (Arya Saloka).

Kepulangannya ke kampung halaman memaksa Pertiwi menghadapi masa lalu yang pernah membawanya ke penjara. Ia juga harus menelusuri kembali fase kehidupan yang membawanya dari kegelapan hingga menemukan jalan untuk bangkit dan kembali menuju cahaya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online