Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam di Laut Jawa, 6 Meninggal dan 140 Dicari
Kapal Virgo Transport 8 membawa 243 orang dan hilang kontak di Laut Jawa. Sebanyak 103 orang dievakuasi, enam meninggal dan 140 masih dicari.
ilustrasi/bisnis-jabar
Harianjogja.com, JAKARTA— Pola tidur yang teratur lebih berdampak baik terhadap perilaku dan sikap anak-anak daripada durasi dan kualitas tidur. Demikian hasil studi terkini yang dipublikasikan dalam Journal of Developmental and Behavioral Pediatrics.
Menurut hasil studi yang dikutip dalam siaran Medical Daily pada Senin (11/11), anak-anak dengan jadwal tidur konsisten memiliki kontrol yang lebih baik terhadap emosi dan perilaku mereka saat bekerja dengan orang lain atau ketika sedang stres.
"Anak-anak yang memiliki waktu tidur konsisten umumnya dapat mengatur perilaku dan emosi mereka. Di sisi lain, anak-anak yang jam tidur dan waktu tidurnya tidak teratur menunjukkan lebih banyak impulsivitas dan kurang kontrol," kata Adwoa Dadzie selaku pemimpin studi dalam siaran pers.
Dalam studi yang baru, para peneliti melacak data tidur dan perilaku dari 143 anak berusia enam tahun yang berpartisipasi dalam studi Penn State Intervention Nurses Start Infants Growing on Healthy Trajectories (INSIGHT).
Menggunakan monitor yang dipasang di pergelangan tangan, mereka mencatat berbagai aspek tidur anak-anak, termasuk waktu tidur, waktu bangun, titik tengah tidur, efisiensi tidur, dan durasi tidur total.
Para peneliti juga menilai respons setiap anak terhadap frustrasi melalui tugas.
BACA JUGA: Bunda, Begini Ciri-ciri Anak Korban Perundungan
Dalam hal ini mainan pilihan anak dimasukkan ke dalam kotak transparan yang terkunci dan anak diberi satu set kunci, tetapi tidak ada satupun yang dapat dipakai untuk membuka kotak.
Para peneliti mengamati dan mencatat respons perilaku anak, termasuk perilaku yang diatur sendiri seperti berbicara sendiri, usaha mencoba setiap kunci secara metodis, serta tanda-tanda frustrasi atau kurangnya pengaturan diri.
Setelah empat menit, para peneliti kembali dengan kunci yang dapat digunakan untuk membuka kotak dan memberi anak akses ke mainan tersebut.
Dalam tugas lain, anak-anak diminta mengerjakan proyek kerajinan bersama orang tua agar peneliti dapat mengamati perilaku kooperatif mereka.
Interaksi positif seperti berbagi dan bekerja sama dicatat sebagai tanda perilaku pro-sosial, sementara tindakan seperti merusak perlengkapan kerajinan atau membangkang kepada orang tua dinilai sebagai kecenderungan antisosial.
Para peneliti menyampaikan, hasil studi menunjukkan bahwa semakin bervariasi waktu tidur anak setiap malam, semakin buruk mereka mengatur perilaku dan emosi mereka.
Anak-anak yang waktu tidurnya lebih sedikit bervariasi, misalnya hanya 20 menit, menunjukkan pengaturan diri yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang waktu tidurnya bervariasi dua jam dalam seminggu.
Para peneliti menyimpulkan, temuan tersebut mendukung pentingnya konsistensi dalam waktu tidur dan bagaimana hal ini mungkin memainkan peran yang lebih besar dalam perilaku dan emosional anak-anak dibandingkan dengan durasi dan kualitas tidur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kapal Virgo Transport 8 membawa 243 orang dan hilang kontak di Laut Jawa. Sebanyak 103 orang dievakuasi, enam meninggal dan 140 masih dicari.
Warga Ngringo, Jaten, Karanganyar, Jevon Joechelin Jotham, tercatat dalam manifes Virgo Transport 8 yang masih dalam pencarian.
Desa Wisata Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Bantul, menjadi lokasi workshop literasi keuangan yang mempertemukan anak-anak muda dengan pengelola desa wisata
Video CCTV kecelakaan maut Bekonang Sukoharjo memperlihatkan bus menabrak dua motor hingga dua korban satu keluarga meninggal dunia.
BPH Migas mengungkap kenaikan harga BBM nonsubsidi ikut mendorong permintaan Pertalite hingga 11 persen secara nasional.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X resmi membuka Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2026 di Lapangan Beran, Sleman, Minggu (13/9/2026)