Advertisement

Ide Masakan ala Betawi untuk Mengolah Daging Kurban

Newswire
Sabtu, 15 Juni 2024 - 21:37 WIB
Maya Herawati
Ide Masakan ala Betawi untuk Mengolah Daging Kurban Soto Betawi / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Daging kurban akan melimpah setelah perayaan Hari Raya Iduladha. Anda bisa mengolahnya menjadi aneka masakan. Jika suka bekreasi, Anda bisa mencoba ragam masakan ala Betawi untuk memasak daging kurban.

Berikut daging kurban yang biasanya diolah oleh warga Betawi mulai dari satai, gulai maupun tongseng. Namun jika  berlebih, berikut ide olahan daging kurban khas masyarakat Betawi yang mungkin bisa menjadi inspirasi masakan Anda:

Advertisement

Soto Betawi

Soto menjadi makanan khas masing-masing daerah karena setiap daerah memiliki cita rasa soto yang identik. Begitu juga dengan Soto Betawi yang terkenal dengan kuahnya yang kental.

Saat disantap, aroma rempah dari pala, bunga lawang hingga cengkeh membuat selera makan Anda tak terelakkan, apalagi jika disantap dengan nasi hangat bertabur bawang goreng dan acar timun.

Soto Tangkar

Berbeda dengan Soto Betawi, Soto Tangkar hanya menggunakan perasan santan sebagai bahan dasar kuah, serta kaldu dari rebusan iga dan daging sapi.

​​​​Soto Tangkar yang dijual umumnya dimakan dengan nasi hangat. Namun warga Betawi memakannya dengan bihun atau suun yang direbus terlebih dahulu. Saat disajikan, bihun yang disiapkan dalam mangkuk kemudian dicampur dengan kuah soto yang baru dididihkan. Anda juga bisa menambahkan potongan tomat, emping, serta sambal dan jeruk nipis sebagai pelengkap.

BACA JUGA: Ini Resep Oseng Mercon Khas Jogja, Cocok untuk Masakan Daging Kurban

Sop Iga Bening

Kunci kelezatan masakan Betawi adalah bumbu aromatiknya yang beragam, tidak terkecuali dengan sop iga bening.

Kuah sop iga dibuat dari rebusan iga dan daging sapi, kemudian ditambahkan dengan tumisan bumbu halus yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, lada, sedikit jahe dan pala, serta bumbu aromatik tambahan seperti kapulaga dan cengkeh.

Sop iga bening cocok disantap mulai dari anak-anak hingga orang tua, karena kuahnya yang segar dan hangat, dilengkapi dengan sayuran, seperti wortel, kentang dan taburan daun seledri.

Semur Daging

Selain semur jengkol yang menjadi salah satu primadona makanan khas Betawi, semur daging juga menjadi hidangan yang wajib ada di meja makan, terutama saat hari raya. Daging sengkel atau sandung lamur menjadi potongan daging yang cocok untuk dibuat semur.

Bumbu halus yang perlu Anda siapkan, yakni bawang merah, bawang putih, pala, kemudian ditumis dengan bumbu aromatik, seperti daun salam, cengkeh dan kayu manis. Setelah harum, Anda bisa memasukkan daging yang sudah direbus setengah matang dan air kaldu, kemudian tambahkan kecap manis dan sedikit gula jawa. Masak hingga air menyusut dan daging empuk.

Bubur Ase

Bubur Ase menjadi salah satu kuliner khas Betawi yang biasa disantap saat sarapan. Namun kini kehadiran bubur ase semakin langka, bahkan di permukiman warga Betawi.

​​​​​​Jika bubur ayam pada umumnya disiram dengan kuah kaldu ayam, berbeda dengan bubur ase yang menggunakan kuah semur daging atau ayam.

Isian pada bubur ase juga berbeda, yakni asinan sayur sawi dan tauge. Cara menyajikan bubur ase, yakni bubur yang disiapkan dalam mangkuk, disiram dengan kuah semur yang berisi daging sapi serta potongan tahu, kemudian tambahkan asinan sayur, serta lengkapi dengan kerupuk merah dan kacang goreng.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kabar Anggaran Makan Siang Gratis Dijatah Rp7.500 per Anak, Menteri Keuangan Bilang Begini

News
| Jum'at, 19 Juli 2024, 14:27 WIB

Advertisement

alt

Ini Dia Surganya Solo Traveler di Asia Tenggara

Wisata
| Kamis, 18 Juli 2024, 22:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement