Dewas KPK Kaji Dugaan Pelanggaran Etik Staf KPK di Kasus Pemalang
Dewas KPK mengkaji dugaan pelanggaran etik Staf Administrasi KPK Setya Budi Dias dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Bupati Pemalang.
Ilustrasi minuman segar. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Memasuki musim kemarau, Jogja dilanda cuaca panas yang sangat terik setiap harinya. Selain kulit menjadi gosong dan kering, panas membuat tenggorokan terasa lebih cepat kering akibat tubuh kekurangan cairan.
Rasanya minum air putih saja tak cukup untuk melepas dahaga. Akan tetapi terlalu sering minum es seperti es campur, es doger, es oyen, berpotensi mengalami radang tenggorokan karena tambahan pemanis buatan.
Tenang, ada solusi mudah dan sehat untuk memuaskan dahaga saat panas melanda. Simak beberapa minuman penyegar dan sehat berikut ini yang bisa kamu buat sendiri di rumah:
Es kelapa jeruk peras
Air kelapa diketahui dapat membantu mengembalikan cairan tubuh berkat kandungan elektrolitnya. Dimana cairan dan elektrolit yang hilang dari tubuh akan digantikan oleh elektrolit air kelapa, bahkan diketahui kandungan kalium dalam air kelapa 4 kali lebih tinggi dibandingkan 4 buah pisang.
Sementara jeruk peras kaya kandungan vitamin C baik untuk kesehatan kulit dan imunitas tubuh. Caranya siapkan satu buah kelapa, ambil air serta dagingnya. Kemudian campur dengan perasan sari dari dua atau tiga jeruk, tambahkan gula atau madu serta es batu sesuai selera.
Baca juga: Kenali Manfaat Olahraga 2,5 jam di Akhir Pekan
Es sari tebu
Tak hanya manis nan menyegarkan, sari tebu menyimpan banyak manfaat lain yang baik untuk tubuh, salah satunya membantu hidrasi tubuh lewat 79% kandungan airnya.
Segelas air tebu atau setara 240 ml mengandung 180 kalori, 30 gram gula namun terhitung memiliki indeks glikemik yang rendah yakni sekitar 43. Selain itu, sari tebu juga rendah lemak yang dapat membantu mengurangi berat badan.
Es timun serut
Timun ialah buah dengan kandungan air mencapai 95% tentu menjadi pilihan tepat untuk mengembalikan hidrasi tubuh. Timun juga baik untuk saluran pencernaan dan menurunkan kadar kolesterol sebab kaya serat bahkan kandungan kalium dan natrium dinilai baik untuk mengurangi risiko penyakit jantung.
Kami dapat membuat es timun serut dari satu buah timun ukuran sedang, lalu serut halus memanjang, tambahkan air, 30 ml sirup melon atau sesuai selera, dan biji selasih serta tak lupa es batu secukupnya. Bisa pula ditambahkan daun mint agar makin terasa segar.
Lassi buah
Lassi ialah olahan minuman khas Punjabi di Pakistan dan India yang berbahan dasar yoghurt. Satu gelas lassi klasik dibuat dengan memblender campuran yoghurt bersama air, garam atau gula, es, dan rempah-rempah khas Pakistan atau India. Namun lassi juga dapat dipadukan dengan buah-buah seperti alpukat, pisang, mangga, buah beri, atau daun mint segar, dan lainnya.
Faktanya, lassi lima kali lebih efektif dan menghidrasi dibandingkan soda dan karena terbuat dari yoghurt, minuman ini dapat merangsang enzim dan bakteri baik sehingga membantu sistem pencernaan tetap sehat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dewas KPK mengkaji dugaan pelanggaran etik Staf Administrasi KPK Setya Budi Dias dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Bupati Pemalang.
Kejagung menggeledah rumah Don Ritto di Bandung dan menyita sejumlah dokumen terkait penyidikan dugaan korupsi serta TPPU Febrie Adriansyah.
Polres Karanganyar belum menemukan korban baru dalam kasus dugaan jual beli kursi pegawai BLUD RSUD Karanganyar. Penyidikan masih berlanjut.
Damkarmat Kota Jogja masih menunggu kekancingan Kraton Jogja untuk membangun pos damkar baru di Alun-Alun Utara.
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
BPS menjelaskan garis kemiskinan Rp669.235 per kapita harus dihitung berdasarkan rumah tangga. Rata-rata mencapai Rp3,09 juta per bulan.