SM Entertainment Perangi Konten Ilegal yang Menargetkan Yoona dan Winter

Jumali
Jumali Rabu, 30 September 2026 11:57 WIB
SM Entertainment Perangi Konten Ilegal yang Menargetkan Yoona dan Winter

Instagram: Imwinter

Harianjogja.com, JOGJA—SM Entertainment menyatakan telah mengambil langkah hukum terhadap pihak yang membuat dan menyebarkan gambar ilegal berbasis kecerdasan buatan (AI) yang memanipulasi kemiripan Lim Yoona. Pada saat yang sama, agensi tersebut juga menegaskan akan menindak tegas berbagai unggahan yang dinilai menyerang Winter, anggota grup aespa.

Langkah ini diambil setelah perusahaan menemukan beredarnya gambar yang memanfaatkan kemiripan Yoona tanpa persetujuan serta penyebaran informasi yang disebut tidak benar melalui media sosial dan berbagai komunitas daring.

Menurut laporan Soompi pada Senin (28/9/2026), SM Entertainment telah mengidentifikasi konten yang dianggap melanggar hak artisnya dan kini terus mengumpulkan serta mengamankan berbagai bukti yang berkaitan dengan unggahan tersebut.

SM Entertainment Ajukan Pengaduan Pidana

Perusahaan menyebut telah mengajukan pengaduan pidana dan berkomitmen untuk menindaklanjuti kasus tersebut tanpa memberikan keringanan maupun penyelesaian damai kepada pihak yang terbukti terlibat.

Dalam pernyataan resminya, SM Entertainment juga meminta publik untuk tidak membuat, menyebarkan, maupun mendistribusikan ulang konten yang dimanipulasi atau informasi yang belum terverifikasi.

"Kami sangat meminta Anda untuk segera berhenti membuat atau memposting konten ilegal yang dimanipulasi atau informasi palsu yang tidak terverifikasi, serta membagikan atau mendistribusikan kembali konten tersebut termasuk melalui posting ulang dan kutipan di media sosial, artikel yang berisi gambar tersebut, dan unggahan ke berbagai komunitas daring. Harap berhati-hati agar tidak terlibat dalam masalah hukum akibat aktivitas tersebut."

SM Entertainment menambahkan bahwa pemantauan terhadap aktivitas serupa akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya melindungi hak dan reputasi artis yang berada di bawah naungannya.

Winter aespa Juga Jadi Sasaran Unggahan Jahat

Selain kasus yang melibatkan Yoona, perusahaan juga menyoroti maraknya unggahan yang menargetkan Winter dari grup aespa di berbagai platform digital.

Menurut agensi, sejumlah konten yang beredar mencakup penyebaran informasi palsu, pencemaran nama baik, penghinaan, fitnah, serangan pribadi, hingga pelecehan seksual terhadap sang artis.

Dalam keterangannya, perusahaan menyebut aktivitas tersebut ditemukan di berbagai platform, termasuk X, Instagram, YouTube, TheQoo, Instiz, DC Inside, Women's Generation, dan Nate Pann.

"Saat ini, unggahan dan konten jahat yang menargetkan artis tersebut termasuk penyebaran informasi palsu, pencemaran nama baik, penghinaan, fitnah keji, serangan pribadi, dan pelecehan seksual terus diposting di berbagai platform, termasuk X (sebelumnya Twitter), Instagram, YouTube, TheQoo, Instiz, DC Inside, Women's Generation, dan Nate Pann."

Bukti Terus Dikumpulkan

SM Entertainment menyatakan proses pengumpulan bukti masih berlangsung untuk mengidentifikasi pemilik akun maupun pihak yang bertanggung jawab atas unggahan tersebut.

Perusahaan juga berencana melanjutkan proses hukum secara bertahap melalui berbagai jalur yang tersedia, termasuk pengajuan laporan pidana terhadap pihak yang dinilai melanggar hukum.

"Kami menegaskan kembali bahwa mereka yang terbukti bertanggung jawab akan menghadapi konsekuensi hukum yang berat berdasarkan kebijakan tanpa toleransi kami, tanpa keringanan atau penyelesaian apa pun. Kami mendesak semua orang untuk berhati-hati dan menahan diri dari terlibat dalam kegiatan kriminal."

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari langkah SM Entertainment dalam menangani penyebaran konten yang dianggap merugikan artis, termasuk penggunaan teknologi AI tanpa izin dan berbagai bentuk unggahan yang dinilai mencemarkan nama baik di ruang digital.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online