Harga Emas Perhiasan Hari Ini 25 Juli 2026, 24 Karat Rp2,275 Juta
Harga emas perhiasan hari ini Sabtu 25 Juli 2026 naik tipis. Simak daftar harga emas 24 karat hingga 5 karat di Lakuemas dan Rajaemas.
Ilustrasi skrining penyakit ginjal. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Saat ini, semakin banyak orang di seluruh dunia yang menderita penyakit batu ginjal. Kurang minum diyakini sebagai salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap pembentukan batu ginjal.
Ketika seseorang mengalami dehidrasi, tubuhnya tidak memiliki cukup cairan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Kekurangan cairan ini dapat membahayakan ginjal dalam berbagai cara, termasuk penurunan aliran darah ginjal, urin pekat, peningkatan risiko batu ginjal, memburuknya ketidakseimbangan elektrolit, dan cedera ginjal akut.
Dehidrasi yang terjadi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang masuk, merupakan faktor risiko utama tumbuhnya batu ginjal. Ketika tubuh mengalami dehidrasi, konsentrasi mineral dan garam dalam urin meningkat, memberikan lingkungan yang meningkatkan pembentukan batu yang menyakitkan ini.
Dilansir dari timesofindia, Dr. Ankit Sharma, Konsultan – Urologi, Rumah Sakit Manipal, Kharadi, Pune mengatakan endapan mineral dan garam yang menumpuk di dalam ginjal dikenal sebagai batu ginjal. Batu-batu ini tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari butiran pasir kecil hingga bola golf besar.
Ketika konsentrasi urin mencapai tingkat tinggi, pembentukan batu dimulai. "Dalam situasi seperti ini, mineral seperti kalsium, oksalat, dan asam urat mengeras dan berkumpul karena kekurangan air, yang mengakibatkan pembentukan batu,” ujar dia.
Sandeep Mandal Konsultan Nefrologi, Rumah Sakit Manipal, Gurugram, mengatakan ketika tubuh Anda tidak mendapat cukup air, produksi urin akan lebih sedikit dan sifatnya terlalu pekat. Urin pekat ini mengandung lebih banyak mineral dan garam, seperti kalsium, oksalat, dan asam urat, yang dapat mengkristal dan membentuk batu ginjal.
"Apa yang awalnya berupa kristal kecil, seiring berjalannya waktu, dapat tumbuh menjadi batu yang lebih besar sehingga menimbulkan rasa sakit dan kemungkinan komplikasi yang terkait dengan batu ginjal.” ujarnya.
Namun, jika Anda terhidrasi dengan baik, hal ini akan mengencerkan mineral dan garam yang ada dalam urin, sehingga mengurangi kemungkinan pembentukan batu. Oleh karena itu, asupan air yang banyak sepanjang hari sangatlah penting, terutama di musim panas dan setelah aktivitas fisik. Ini akan membantu menjaga kesehatan ginjal dan mencegah batu ginjal.
Fungsi utama ginjal adalah menyaring limbah dan zat tambahan dari darah. Di sisi lain, tubuh memproduksi urin lebih sedikit dan urin lebih pekat saat dehidrasi.
Ada kemungkinan lebih besar urin pekat ini dapat memicu proses kristalisasi, yang pada akhirnya menyebabkan batu ginjal. Kelelahan, rasa pusing, dan urine berwarna kuning tua adalah beberapa tanda awal dehidrasi. Dehidrasi meningkatkan kemungkinan terjadinya batu ginjal, yang dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa, darah dalam urin, dan seringnya ingin buang air kecil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JiBI/Bisnis.com
Harga emas perhiasan hari ini Sabtu 25 Juli 2026 naik tipis. Simak daftar harga emas 24 karat hingga 5 karat di Lakuemas dan Rajaemas.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 15 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal tiap stasiun di sini.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
KOTAK resmi menjadi band independen setelah 18 tahun bersama label rekaman. Single YOLO menjadi simbol kebebasan kreatif dan era baru mereka.
AC mobil kurang dingin atau bau? Simak 7 cara merawat AC mobil agar tetap sejuk, awet, dan nyaman digunakan setiap har