IPK di Bawah 3, Mahasiswa Penerima Beasiswa Sukoharjo Terancam Gugur
Dua penerima beasiswa Sukoharjo terancam gugur karena IPK rendah. Pemkab longgarkan syarat seleksi 2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Olahraga selama 2,5 jam di akhir pekan diketahui memiliki manfaat yang sama seperti melakukan olahraga seminggu penuh bagi kebugaran tubuh, berdasarkan sebuah penelitian baru.
Para peneliti dari Rumah Sakit Umum Massachusetts melaporkan melalui Insider, menimbang data dari 89.573 orang dewasa di Inggris menggunakan akselerometer yang melacak aktivitas atau mencatat gerakan mereka selama seminggu meliputi jogging, bersepeda, dan berjalan.
Hasilnya ditemukan bahwa orang yang berolahraga 150 menit seminggu, aktivitas berat 75 menit seminggu, berpotensi lebih rendah mengalami risiko gagal jantung dan stroke dibandingkan rekan mereka yang tidak aktif.
Studi turut menunjukkan tidak masalah jika partisipan berolahraga secara berkala dalam satu minggu maupun berolahraga dalam satu atau dua sesi besar, seperti di akhir pekan.
Baca juga: Kepala Dinas Krido Tersangka Tanah Kas Desa, Sultan Jogja: Dia Tega, Saya Juga Tega
Temuan tersebut didukung oleh penelitian sebelumnya yang mengungkapkan bahwa olahraga di akhir pekan bisa menjadi opsi yang layak bagi mereka dengan jadwal padat di hari kerja untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari olahraga.
"Jika Anda dapat mencapai tingkat yang direkomendasikan pedoman tersebut selama satu hingga dua hari dalam seminggu, maka temuan kami menunjukkan bahwa Anda mendapatkan manfaat yang sama dengan orang yang dapat mendistribusikannya secara lebih merata," ujar Dr. Shaan Khurshid, penulis studi utama.
Penelitian menunjukkan apabila seseorang ingin berolahraga di akhir pekan, setidaknya mereka harus mencapai 2,5 jam dalam satu atau dua hari.
Sementara, studi lain menyatakan aktivitas fisik atau olahraga dengan durasi lebih pendek namun teratur selama hari kerja atau akhir pekan, juga memberikan manfaat bagi kebugaran tubuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua penerima beasiswa Sukoharjo terancam gugur karena IPK rendah. Pemkab longgarkan syarat seleksi 2026.
Gempa Filipina menewaskan tiga orang dan memicu peringatan tsunami di Indonesia. BMKG memastikan peringatan dini tsunami telah berakhir.
Said Iqbal dilantik Prabowo sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan. Simak profil, pendidikan, dan rekam jejaknya.
Kemlu memastikan belum ada WNI terdampak gempa M 7,7 di Mindanao, Filipina. Pemantauan dilakukan di Filipina dan Sabah, Malaysia.
Sebanyak 18 SPPG atau dapur MBG di Bantul belum beroperasi. Kendalanya mulai dari renovasi, IPAL hingga penyelesaian administrasi.
Ratifikasi Konvensi ILO 188 ditegaskan Indonesia untuk memperkuat perlindungan awak kapal perikanan dan menjamin standar kerja layak di sektor maritim.