Advertisement

Mengenal 5 Ciri Skin Barrier yang Rusak pada Kulit Wajah

Tri Indah Lestari (ST22)
Sabtu, 06 Mei 2023 - 23:57 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Mengenal 5 Ciri Skin Barrier yang Rusak pada Kulit Wajah Ilustrasi bercak hitam di kulit wajah. - Getty Images \\r\\n

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Kulit wajah terdiri dari dua lapisan yakni epidermis dan dermis. Epidermis merupakan skin barrier atau lapisan kulit terluar yang berfungsi melindungi kulit dari polusi, bahan kimia berbahaya, maupun radiasi ultraviolet.

Epidermis dibedakan menjadi empat sel antara lain keratinosit, melanosit, sel Langerhans, dan sel Merkel. Skin barrier yang rusak seringkali dipicu saat keratinosit mengalami masalah.

Advertisement

Selain polusi hingga paparan sinar UV, skin barrier yang rusak juga dapat disebabkan karena kebiasaan mencuci wajah terlalu sering atau menggunakan sabun dengan pH tinggi, eksfoliasi atau menggunakan physical exfoliants secara berlebih, kurang tidur berkualitas, stres, diet kurang gizi, hingga merokok.

Setiap orang memiliki ciri skin barrier yang berbeda namun terdapat ciri-ciri umum yang biasa dialami saat skin barrier rusak yakni sebagai berikut:

Baca juga: 6 Cara Hilangkan Komedo di Wajah, Dijamin Tidak Kembali Lagi

1. Kulit kemerahan

Kulit kemerahan bisa terjadi akibat menggunakan skincare yang dapat mengiritasi seperti retinol, acids, vitamin C, maupun butiran scrub karena sel-sel kulit mati yang terangkat.

2. Kulit kering dan bersisik

Produksi minyak berlebih di kulitmu perlahan berkurang bahkan terasa kering atau kulit keringmu terasa semakin kering hingga bersisik. Kedua kondisi ini ialah ciri lain dari skin barrier yang rusak. Hal ini terjadi karena hilangnya kelembapan alami kulit membuat kulit tak mampu meregenerasi sel kulit baru.

3. Kulit gatal

Skin barrier yang rusak membuat lapisan kulit menipis sehingga kulit jadi lebih sensitif serta mempermudah bakteri untuk masuk ke dalam kulit kemudian menyebabkan gatal.

4. Iritasi kulit parah

Iritasi pada kulit ditandai dengan kulit kemerahan tak jarang tampak bengkak hingga muncul ruam yang disertai rasa perih dan gatal. Iritasi kulit ini menandakan lapisan dermis telah terekspos, hasilnya kulit jadi lebih sensitif terhadap gesekan maupun kandungan bahan skincare dan makeup tertentu.

5. Hiperpigmentasi

Hiperpigmentasi atau muncul bercak gelap pada kulit. Skin barrier yang rusak menyebabkan kulit memproduksi melanin secara berlebihan hasilnya melanin pun menggumpal meninggalkan bercak berwarna lebih gelap pada kulit.

5. Jerawat dan luka lama sembuh

Jerawat terus menerus muncul dan tidak kunjung mereda. Saking lamanya membuatmu memecahkan jerawat dengan harapan lebih cepat hilang dari wajah. Kondisi ini pertanda lain skin barrier telah rusak karena menurunnya kemampuan kulit wajah meregenerasi sel-sel yang rusak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kabar Anggaran Makan Siang Gratis Dijatah Rp7.500 per Anak, Menteri Keuangan Bilang Begini

News
| Jum'at, 19 Juli 2024, 14:27 WIB

Advertisement

alt

Ini Dia Surganya Solo Traveler di Asia Tenggara

Wisata
| Kamis, 18 Juli 2024, 22:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement