Advertisement
Kenali Tanda Burnout dalam Hubungan dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi murung atau sedih / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Burnout sering kali dikaitkan dengan stres di tempat kerja, tetapi sejatinya, fenomena ini dapat terjadi di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam ranah hubungan personal yang paling intim.
Dalam konteks hubungan, burnout adalah kondisi kelelahan, baik secara emosional, mental, maupun fisik, yang diakibatkan oleh stres berkepanjangan dan tidak terkelola dengan baik.
Advertisement
Seperti dikutip dari ChoosingTherapy, Selasa (15/07/2025), burnout tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan akibat stres emosional, ketegangan, dan kebutuhan yang tidak terpenuhi dalam hubungan yang berlangsung terus-menerus. Seiring beban emosional ini menumpuk, Anda mungkin mulai merasakan dan menunjukkan perubahan dalam perasaan serta perilaku terhadap pasangan.
Tanda-tanda Burnout dalam Hubungan
- Merasa Jauh dari Pasangan
Dulu Anda merasa terhubung dan menikmati waktu bersama, tapi sekarang aktivitas yang dulu menyenangkan terasa membosankan atau malah menyebalkan. Misalnya, kencan akhir pekan terasa seperti beban.
- Sering Bertengkar
Pertengkaran yang terus-menerus menciptakan hubungan yang toxic. Stres yang berlebihan akhirnya membuat salah satu atau kedua pasangan menutup diri, tanda jelas kelelahan. Termasuk hal-hal kecil yang dulu tidak mengganggu kini terasa berlebihan. Sehingga, Anda lebih mudah fokus pada kekurangan daripada kelebihan pasangan.
BACA JUGA: Kepala Pilar Tol Jogja-Solo Ditargetkan Selesai Dikerjakan Agustus 2025
- Merasa Enggan Menghabiskan Waktu Bersama Pasangan
Jika Anda mulai merasa kesal atau tidak nyaman hanya dengan memikirkan waktu bersama pasangan, itu tanda hubungan sedang bermasalah.
- Hubungan Lebih Banyak Menimbulkan Stres daripada Dukungan
Hubungan yang sehat seharusnya memberi dukungan, bukan menambah beban. Jika hubungan lebih menimbulkan stres, itu pertanda serius.
- Sering Berkhayal untuk Berpisah
Mulai membayangkan mengakhiri hubungan atau mencari jalan keluar mudah, menunjukkan energi untuk memperbaiki sudah habis.
- Kelelahan Emosional
Sudah sangat lelah secara emosional karena terlalu banyak energi yang dikeluarkan untuk berdebat, khawatir, dan mencoba memperbaiki hubungan.
Namun, merasa lelah dalam hubungan bukan berarti semuanya harus berakhir. Saat kedua pasangan sama-sama mau berusaha, ada banyak cara bermakna untuk membangun kembali kepercayaan, keintiman, dan koneksi yang mungkin terasa hilang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Kekerasan Seksual di SLB Jogja, Guru Sementara Dipindah ke Disdikpora
- Ahli Gizi RSA UGM Sarankan Menu Rendah Kalori Saat Puasa
- Kebakaran Kandang di Gunungkidul, Seekor Kambing Mati Dua Sapi Luka
- Manunggal Raharja Jadi Rumah Besar Data Kemiskinan di DIY
- Enam Remaja Magelang Diamankan di Minggir, Diduga Hendak Perang Sarung
Advertisement
Advertisement






