Solo Prioritaskan Guru dan Nakes di CASN 2026
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
smartCARD, alat untuk mengecek kolesterol melalui handphone di rumah/futurity.org
Harianjogja.com, JAKARTA— Jamuan makan saat Lebaran seperti opor ayam, rendang, semur daging, dan lainnya mengandung banyak lemak. Jika dikonsumsi secara berlebihan akan membuat kolesterol naik.
Melansir dari Mayo Clinic, kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan serangan jantung. Obat-obatan memang dapat membantu memperbaiki kolesterol Anda, tetapi ada baiknya untuk melakukan perubahan gaya hidup untuk memperbaiki kolesterol Anda.
Lebaran telah usai, inilah saatnya untuk memperbaiki pola hidup dan pola makan agar dapat menurunkan kolesterol.
Untuk mengurangi kolesterol Anda, cobalah untuk mengurangi makanan berlemak, terutama makanan yang mengandung jenis lemak yang disebut lemak jenuh. Mengurangi konsumsi lemak jenuh dapat mengurangi kolesterol low-density lipoprotein (LDL) - kolesterol "jahat".
Adapun makanan yang dapat Anda konsumsi, antara lain:
- ikan berminyak, seperti makarel dan salmon
- beras merah, roti gandum dan pasta gandum
- kacang-kacangan dan biji-bijian
- buah-buahan dan sayuran
Anda juga meningkatkan serat larut. Serat larut dapat mengurangi penyerapan kolesterol ke dalam aliran darah Anda. adapun makanan yang dapat Anda konsumsi seperti oatmeal, kacang merah, kubis Brussel, apel, dan pir.
Lakukan olahraga setidaknya 150 menit (2,5 jam) dalam seminggu atau aktivitas aerobik berat selama 20 menit tiga kali seminggu. Adapun beberapa pilihan olahraga yang dapat Anda lakukan misalnya seperti berjalan kaki dengan tempo cepat agar jantung Anda berdetak lebih cepat, berenang, bersepeda, dan melakukan olahraga favorit agar Anda dapat menikmatinya.
Berhenti merokok dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL Anda. sebagai contoh, jika dalam waktu 20 menit setelah berhenti merokok, tekanan darah dan detak jantung Anda pulih dari lonjakan yang disebabkan oleh rokok. Jika dalam waktu tiga bulan setelah berhenti merokok, sirkulasi darah dan fungsi paru-paru Anda mulai membaik. Terakhir, jika Anda sudah berhenti merokok dalam waktu satu tahun, risiko penyakit jantung Anda menjadi setengah dari seorang perokok.
Berat badan yang berlebihan akan berpengaruh terhadap kolesterol tinggi. Saat Lebaran Anda mungkin mengonsumsi makanan manis dan makanan berlemak. Untuk itu, Anda perlu mengubah rutinitas harian Anda, seperti menggunakan tangga daripada naik lift atau parkir lebih jauh dari kantor Anda. Cobalah untuk meningkatkan aktivitas berdiri, seperti memasak atau melakukan pekerjaan rumah.
Jika perubahan gaya hidup saja tidak cukup, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter agar Anda dapat diberi rekomendasi obat untuk membantu menurunkan kolesterol Anda, minumlah obat sesuai resep sambil tetap melanjutkan perubahan gaya hidup Anda. Perubahan gaya hidup yang Anda lakukan dapat membantu menjaga dosis obat tetap rendah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.