15 Mobil Matic Bekas di Bawah Rp100 Juta, Harga Mulai Rp55 Juta
Daftar 15 mobil matic bekas di bawah Rp100 juta per 15 Oktober 2026, mulai Mazda CX-5 Rp55 juta hingga Honda Brio Rp99 juta.
Seorang Mesaharaty sedang menabuh gendangnya untuk membangunkan sahur di Mesir./Daily News Egypt\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Kebiasaan membangunkan sahur oleh warga sekitar dengan berkeliling dari satu rumah ke rumah lain ternyata tidak hanya dilakukan di Indonesia. Meski di Indonesia sendiri tiap tahunnya selalu ada cara unik atau paling sederhana dengan seruan bangun atau adzan dari Masjid untuk membangunkan sahur.
Sejumlah negara di timur tengah juga melakukan tradisi serupa dengan julukan yang berbeda-beda. Kira-kira apa saja julukan tersebut? Simak ulasannya berikut ini:
Nafar, Maroko
Maroko mengenal orang yang membangunkan sahur dengan nama Nafar (pemain terompet). Tak hanya mengandalkan beduk seperti di Indonesia Nafar turut mengenakan pakaian tradisional Gandora, topi, dan sandal sederhana lalu keliling kota meniupkan terompet dan menyenandungkan doa-doa dengan merdu.
Tradisi ini telah berlangsung sejak abad ketujuh dimana sahabat Nabi Muhammad SAW berkeliaran di jalanan saat fajar menyanyikan doa-doa yang merdu. Kini Nafar yang juga biasanya berkeliling bersama dengan tebbal (pemain drum) dipilih langsung oleh masyarakat setempat dengan pribadi yang penuh empati dan jujur.
Jasa mereka yang begitu penting ini sering kali mendapat tips dari warga bahkan di akhir bulan Ramadan mereka mendapat who have woken from the calls often give tips to nafar and tebbal throughout Ramadan, but especially on the final night of the month to show their gratitude to the service.
The Drummers, Turki
Drum Davul khas Turki mempunyai suara yang keras dan lantang, cara yang tepat untuk membangunkan umat muslim yang akan sahur. Kalau di hari-hari biasa tentunya suara lantang dari Davul akan jadi bual-bualan warga namun justru ditunggu-tunggu saat Ramadan tiba.
Seraya memukul Davul dan bernyanyi dari satu rumah ke rumah lain mereka juga memakai pakaian tradisional, tak jarang para penggebuk Davul diundang sahur bersama oleh para penduduk, sebagai cara berterima kasih sudah membangunkan sahur.
Mesaharaty, Sebagian negara Arab
Sebagian negara Arab punya julukan yang sama untuk orang yang membangunkan sahur yakni Mesaharaty atau ‘Pembangkit Fajar', kali ini mereka tidak beraksi menggunakan drum atau terompet namun tabla sebuah gendang mirip rebana.
Para Mesaharaty akan berkeliling seluruh penjuru kota menabuh tabla dan menyenandungkan sebuah lagu berbunyi “Es’ha ya nayem, wahid el dayem” berarti Bangunlah kamu yang tertidur, puji Yang Maha Kuasa, terkadang mereka juga dilengkapi dengan atribut pakaian tradisional seperti di masa lampau.
Namun cara Mesaharaty membangunkan orang berbeda-beda di tiap negara misalnya di Kuwait mereka berkeliling bersama anak-anak yang membacakan doa.
Di Sudan, Mesaharaty membawa lentera dan daftar nama-nama warga kemudian mengetuk pintu rumah warga seraya memanggil nama mereka. Sedangkan di Lebanon, Suriah, dan Palestina, Mesaharaty memanfaatkan bunyi peluit untuk membangunkan sahur.
Tradisi ini bukan datang dari zaman Nabi Muhammad melainkan saat masa kekhalifahan Abbasiyah, dimana Gubernur Mesir pada tahun 852, Orbat bin Ishaq menjadi Mesaharaty pertama dalam sejarah. Orang nomor satu di Mesir ini tak segan untuk turun ke jalanan Kairo membangunkan penduduknya untuk sahur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Daftar 15 mobil matic bekas di bawah Rp100 juta per 15 Oktober 2026, mulai Mazda CX-5 Rp55 juta hingga Honda Brio Rp99 juta.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 19 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jam keberangkatan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA 19 Oktober 2026 mencakup layanan reguler dan Xpress. Simak waktu keberangkatan dari Jogja dan Bandara YIA.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 19 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap dan waktu tiba di Stasiun Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 19 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket sebesar Rp8.000.
Pemerintah mendorong pemberdayaan 22,5 juta penerima bansos agar kesejahteraan meningkat, kemiskinan berkurang, dan masyarakat mandiri.