John Herdman Ingin Putus Rekor Buruk Timnas Indonesia vs Thailand
John Herdman ingin memutus rekor buruk Timnas Indonesia atas Thailand sekaligus membawa Garuda juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Ilustrasi./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Perilaku berbelanja masyarakat Indonesia yang cenderung berbondong-bondong dan memborong barang pada momen tertentu, menjadi pemicu hukum pasar berlaku.
Harga komoditas barang akan melesat naik ketika permintaan tinggi yang berakibat barang menjadi langka. Kestabilan dan kewajaran harga pasar ditentukan, salah satunya oleh perilaku berbelanja warga, maka jangan menjadi langganan korban permainan harga.
Pakar ekonomi dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah, Imam Prayogo, membenarkan bahwa perilaku konsumen dalam berburu barang atau komoditas berpengaruh pada sentimen harga di pasaran. “Setelah memastikan barang yang akan dibeli merupakan kebutuhan (bukan keinginan), kemudian mempertimbangkan skala prioritas,” kata Igo, begitu sapaan akrabnya.
Membeli kebutuhan pokok, tidak perlu memburu diskon, sebab diskon pada dasarnya harga standar yang semula dinaikkan. Bahkan beberapa barang diskon hampir memasuki habis masa pakai.
Igo, sapaan akrabnya, yang merupakan ahli manajemen risiko, melihat fenomena berburu diskon masyarakat pada momen tertentu menjadi kemenangan kapitalis. Di mana seolah perputaran ekonomi tumbuh karena daya beli meningkat. Padahal, ada atau tidak adanya diskon, stok barang yang menjadi komoditas bahan pokok persediaannya tercukupi.
Hal ini karena, dalam memproduksi bahan pangan, ada fix cost dan variable cost. Produksi bahan pangan pastinya diproduksi setiap hari, sehingga persediaan akan bahan pangan selalu ada. Maka, bila ada kelangkaan barang, pasti ulah distributor menimbun barang.
Musim Belanja
Saat Ramadan, warga muslim akan berduyun-duyun ke pasar, baik tradisional maupun modern untuk berbelanja berbagai keperluan bahan pangan.
Momen Ramadan dan Lebaran dan hari-hari besar keagamaan lain, bukanlah kejadian luar biasa yang datang tiba-tiba, melainkan momen rutin yang telah terjadwal pasti. Itulah sebabnya, masyarakat sudah bisa mempersiapkan jauh-jauh hari, tidak perlu tergopoh-gopoh belanja pada H-1 puasa, apalagi untuk bahan pangan yang memiliki masa simpan cukup lama.
Belanja pada saat musim padat, tidaklah nyaman. Perjalanan menuju pasar atau pusat perbelanjaan menemui kemacetan lalu-lintas di mana-mana, kemudian di lokasi belanja berdesakan dengan ramai orang, juga kecenderungan harga yang tengah tinggi.
Mengapa harga menjadi tinggi? Karena sebagian besar konsumen memburu komoditas barang yang sama. Untuk kategori sembilan bahan pokok (sembako) memang mau tidak mau harus dibeli, tapi di luar itu ada barang yang bersifat komplementer dan substitusi yang dapat disiasati.
Belanja cerdas.
Agar tidak menjadi korban permainan harga, warga masyarakat atau konsumen perlu bersiasat dalam perburuan memperoleh barang yang dibutuhkan. Berikut sejumlah langkah yang dapat dipertimbangkan:
Lakukan:
Hindari:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
John Herdman ingin memutus rekor buruk Timnas Indonesia atas Thailand sekaligus membawa Garuda juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Senin 5 Oktober 2026 tersedia di MPP, lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 5 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan dan kedatangan tiap stasiun.
Jadwal layanan SIM keliling di Kota Jogja hari ini Senin (5/10/2026) berlokasi di Alun-Alun Kidul dan MPP Balaikota.
Gianni Infantino meninjau SUGBK bersama Erick Thohir menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia vs Thailand.
Max Verstappen meraih kemenangan perdana F1 2026 di GP Bahrain yang digelar di Sepang, mengungguli Kimi Antonelli dan Lewis Hamilton.