Advertisement

Ternyata Ada Bahaya Mandi Setelah Makan, Ini Penjelasan Lengkapnya

Ileny Rizky
Kamis, 15 Desember 2022 - 12:07 WIB
Bhekti Suryani
Ternyata Ada Bahaya Mandi Setelah Makan, Ini Penjelasan Lengkapnya Ilustrasi shower - istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA— Terdapat beberapa anggapan mengenai mandi setelah makan itu berbahaya untuk kesehatan manusia. Namun, ada juga sebagian orang yang berpendapat bahwa itu adalah mitos.

Dilansir dari Healthline, Kamis (15/12/2022), ahli kesehatan dari India Janardhana Hebbar mengatakan bahwa mandi setelah makan dapat berbahaya untuk kesehatan tubuh lantaran berpotensi menyebabkan vasodilatasi.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Perlu diketahui, vasodilatasi merupakan pembesaran pembuluh darah yang mempengaruhi aliran darah. Ketika mandi, darah akan mengalir lebih cepat dibandingkan dengan biasanya.

Terlebih, ketika mandi suhu tubuh akan meningkat secara signifikan. Akibatnya, mandi setelah makan dapat memberikan efek kejut pada permukaan tubuh.

Dilansir dari Livestrong.com, ahli gastroenterologi Peyton Berookim mengatakan bahwa ketika tubuh mengonsumsi makanan, suhu tubuh akan sedikit meningkat saat darah bergerak menuju organ pencernaan. 

Kemudian, jika manusia langsung mandi menggunakan air hangat setelah makan, maka air hangat dapat lebih meningkatkan suhu tubuh.

Selain itu, Berookim juga mengatakan bahwa air hangat dapat mengalihkan darah dari organ pencernaan. Mandi menggunakan air hangat setelah makan secara teoritis akan mengalihkan aliran darah dari perut, sehingga ini akan membahayakan proses pencernaan dan kemungkinan menyebabkan gejala seperti kram, saat perut tidak menerima aliran darah yang dibutuhkannya

"Jika Anda mandi setelah baru saja selesai makan berat, ini juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan," Berookim.

Ahli gastroenterologi Ivanina menyarankan agar manusia untuk mandi dengan suhu kamar (netral) jika mereka diharuskan untuk mandi setelah makan.

"Mandi air dingin mengejutkan sistem dan menyempitkan pembuluh darah ke kulit, sementara mandi air panas berisiko membuka pembuluh darah ke kulit," sebut Ivanina dikutip dari Livestrong.com.

"Suhu netral akan memiliki efek yang lebih kecil pada pengalihan aliran darah," sambungnya.

Sementara itu, Berookim mengatakan bahwa idealnya, manusia dapat membiarkan terlebih dahulu pencernaan. Ini dilakukan agar pencernaan dapat bekerja terlebih dahulu secara efektif. 

Ahli gastroenterologi ini merekomendasikan agar selepas makan, dapat menunggu setidaknya 20 hingga 30 menit sebelum mandi.  "Idealnya, Anda mandi saja sebelum makan. Namun, jika Anda perlu mandi setelah makan, maka alangkah lebih baik untuk menunggu sekitar satu jam. Satu jam sudah cukup bagi perut untuk mendapatkan semua aliran darah ekstra yang dibutuhkan untuk pencernaan," kata Ivanina.

Selain mandi, berenang juga hendaknya dihindari setelah makan. Berookim mengatakan bahwa dengan memasuki badan air hangat apa pun, seperti kolam, akan memiliki efek yang sama pada tubuh.

Selain itu, berenang merupakan latihan fisik yang akan meningkatkan detak jantung manusia. Berenang membutuhkan aliran darah ke otot dan akan menyatukannya dari organ pencernaan.

Oleh karena itu, berenang, mandi dan olahraga sangat tidak disarankan dan lebih baik untuk dihindari. Sebab hal ini dapat mengalihkan aliran darah dari sistem GI Anda.

Jadi, Seberapa Buruk Mandi Setelah Makan?

Mandi air hangat atau panas tepat setelah makan  dapat meningkatkan risiko mengalami kram perut atau gangguan pencernaan. Bahaya yang paling buruk dari mandi setelah makan yaitu bisa menghambat aliran darah ke otak dan menyebabkan seseorang pingsan.

Selain mandi dan berenang, terdapat beberapa hal lain yang tidak boleh dilakukan setelah makan, yakni:

1. Langsung tidur

Tidur selepas makan dapat mengakibatkan makanan yang masih dicerna di lambung naik kembali ke kerongkongan.

Hal ini lebih baik dihindari, terutama bagi mereka yang asam lambungnya sering naik, tidur pun menjadi tidak akan nyaman karena merasa dada dan perutnya  panas seperti terbakar.

2. Merokok

Merokok selepas makan dapat memberikan efek buruk yang  berlipat ganda ketimbang merokok pada biasanya. Terlebih jika Anda mengidap gastritis, kolitis, dan irritable bowel syndrome. 

3. Menggosok gigi

Menggosok gigi setelah makan bisa merusak enamel gigi. Berdasarkan saran dari para ahli, direkomendasikan untuk menunggu minimal 30 menit untuk Anda dapat menggosok gigi setelah makan.

4. Olahraga berat

Olahraga berat setelah makan dapat memberikan efek buruk bagi kesehatan. Oleh karenanya, direkomendasikan untuk dapat  menunggu setidaknya 45 menit setelah makan untuk  kembali memulai berolahraga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Surya Paloh Dikabarkan Ingin Bertemu Megawati, Ini Klarifikasi NasDem

News
| Minggu, 05 Februari 2023, 22:47 WIB

Advertisement

alt

Simak! Ini 10 Gunung Termegah di Dunia

Wisata
| Minggu, 05 Februari 2023, 22:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement