Operasional KA Pangrango Terganggu Longsor, KAI Klaim Ganti 60% Tiket
Longsor di area jalur rel KM 17+7/8 antara Stasiun Cicurug dan Maseng berdampak pada operasional perjalanan KA Pangrango lintas Bogor- Sukabumi.
Terong ungu/shopee
Harianjogja.com, JAKARTA - Anda pasti sudah pernah mendengar terong balado? Terong balado adalah masakan andalan yang murah, tidak ribet dan enak.
Meskipun sering dianggap sebagai sayuran, namun tanaman yang termasuk dalam keluarga nightside ini termasuk buah. Karena tumbuh dari tanaman yang berbunga dan mengandung biji.
Kandungan nutrisi dalam buah yang berbentuk lonjong melengkung ini dinilai cukup banyak. Dalam 82 gram terong ungu mentah, setidaknya mengandung 20 kalori, 5 gram karbohidrat, 3 gram serat dan 1 gram protein.
Selain itu, terong ungu juga mengandung 10% mangan, 5% folat, 5% kalium, 4% vitamin K, serta 3% vitamin C dari kebutuhan harian.
Baca juga: Daftar Makanan yang Bisa Turunkan Kolesterol plus Rasanya Enak
Karena kandungannya yang banyak ini, membuat terong ungu selain enak dijadikan lauk pendamping nasi, juga punyai banyak manfaat untuk kesehatan.
Terong ungu memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Antioksidan dalam tubuh berfungsi untuk melindungi tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh zat berbahaya atau radikal bebas.
Hal ini telah dikonfirmasi oleh penelitian. Berdasarkan penelitian, antioksidan dapat membantu mencegah berbagai penyakit, seperti beberapa jenis kanker dan penyakit jantung.
Terong mengandung polifenol. Polifenol ini bisa membantu mengurangi penyerapan gula serta meningkatkan sekresi insulin. Kedua hal ini berguna untuk membantu menurunkan gula darah.
Penelitian yang mengamati ekstrak terong menunjukkan, polifenol dalam terong bisa mengurangi kadar enzim yang mempengaruhi penyerapan gula dan membantu mengurangi gula darah.
Salah satu fungsi serat dalam tubuh adalah untuk membantu memperlancar sistem pencernaan. Terong termasuk buah dengan kandungan serat yang tinggi.
Selain itu, serat juga bisa membantu meningkatkan rasa kenyang dan bisa mengurangi asupan kalori pada tubuh. Karena juga termasuk buah dengan kandungan kalori yang cukup rendah.
Hal ini membuat, terong sering direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh orang yang sedang menjalankan program diet.
Terong mengandung senyawa solasodine rhamnosyl glycosides (SRGs). Beberapa penelitian mengungkap, senyawa ini bisa menyebabkan matinya sel kanker serta mengurangi kemungkinan beberapa jenis kanker tertentu untuk kambuh setelah sembuh.
Bahkan, beberapa penelitian menyebutkan, jika senyawa ini dioleskan langsung pada kulit, bisa melawan kanker kulit.
Terong ungu mengandung antioksidan Lutein dan zeaxanthin. Lutein ini berfungsi untuk membantu kesehatan mata serta bisa membantu mencegah degenerasi makula akibat usia yang bisa menyebabkan kurangnya penglihatan orang tua.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Longsor di area jalur rel KM 17+7/8 antara Stasiun Cicurug dan Maseng berdampak pada operasional perjalanan KA Pangrango lintas Bogor- Sukabumi.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja terbaru 23 Mei 2026. Tarif Rp8.000, rute Palur–Tugu, cocok untuk komuter dan wisata.
Normalisasi sungai di Jogja terhambat pemangkasan anggaran. BBWSO dan Pemkot andalkan kolaborasi untuk tangani Kali Code.
Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Phil Foden dan Cole Palmer tak masuk, ini daftar lengkap 26 pemain pilihan Tuchel.
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.