5 Pabrik Tekstil Bakal Tutup, 12.000 Karyawan Terancam Di-PHK
laku industri tekstil mengaku produk impor semakin deras sehingga mengancam keberlangsungan usaha dan menjamurnya PHK massal.
Terong ungu/shopee
Harianjogja.com, JAKARTA - Anda pasti sudah pernah mendengar terong balado? Terong balado adalah masakan andalan yang murah, tidak ribet dan enak.
Meskipun sering dianggap sebagai sayuran, namun tanaman yang termasuk dalam keluarga nightside ini termasuk buah. Karena tumbuh dari tanaman yang berbunga dan mengandung biji.
Kandungan nutrisi dalam buah yang berbentuk lonjong melengkung ini dinilai cukup banyak. Dalam 82 gram terong ungu mentah, setidaknya mengandung 20 kalori, 5 gram karbohidrat, 3 gram serat dan 1 gram protein.
Selain itu, terong ungu juga mengandung 10% mangan, 5% folat, 5% kalium, 4% vitamin K, serta 3% vitamin C dari kebutuhan harian.
Baca juga: Daftar Makanan yang Bisa Turunkan Kolesterol plus Rasanya Enak
Karena kandungannya yang banyak ini, membuat terong ungu selain enak dijadikan lauk pendamping nasi, juga punyai banyak manfaat untuk kesehatan.
Terong ungu memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Antioksidan dalam tubuh berfungsi untuk melindungi tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh zat berbahaya atau radikal bebas.
Hal ini telah dikonfirmasi oleh penelitian. Berdasarkan penelitian, antioksidan dapat membantu mencegah berbagai penyakit, seperti beberapa jenis kanker dan penyakit jantung.
Terong mengandung polifenol. Polifenol ini bisa membantu mengurangi penyerapan gula serta meningkatkan sekresi insulin. Kedua hal ini berguna untuk membantu menurunkan gula darah.
Penelitian yang mengamati ekstrak terong menunjukkan, polifenol dalam terong bisa mengurangi kadar enzim yang mempengaruhi penyerapan gula dan membantu mengurangi gula darah.
Salah satu fungsi serat dalam tubuh adalah untuk membantu memperlancar sistem pencernaan. Terong termasuk buah dengan kandungan serat yang tinggi.
Selain itu, serat juga bisa membantu meningkatkan rasa kenyang dan bisa mengurangi asupan kalori pada tubuh. Karena juga termasuk buah dengan kandungan kalori yang cukup rendah.
Hal ini membuat, terong sering direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh orang yang sedang menjalankan program diet.
Terong mengandung senyawa solasodine rhamnosyl glycosides (SRGs). Beberapa penelitian mengungkap, senyawa ini bisa menyebabkan matinya sel kanker serta mengurangi kemungkinan beberapa jenis kanker tertentu untuk kambuh setelah sembuh.
Bahkan, beberapa penelitian menyebutkan, jika senyawa ini dioleskan langsung pada kulit, bisa melawan kanker kulit.
Terong ungu mengandung antioksidan Lutein dan zeaxanthin. Lutein ini berfungsi untuk membantu kesehatan mata serta bisa membantu mencegah degenerasi makula akibat usia yang bisa menyebabkan kurangnya penglihatan orang tua.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
laku industri tekstil mengaku produk impor semakin deras sehingga mengancam keberlangsungan usaha dan menjamurnya PHK massal.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.