Cadangan BBM Indonesia Aman, Harga Subsidi Dipastikan Tak Naik
Pemerintah memastikan cadangan BBM berada di standar minimal 18–21 hari dan harga BBM subsidi tak naik hingga akhir 2026.
Ilustrasi rokok./Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kebiasaan merokok sesekali kerap dianggap tidak berbahaya. Namun anggapan ini dipatahkan oleh dokter sekaligus Direktur Teknis BDR Pharmaceuticals, Aravind Badiger, yang menegaskan bahwa satu batang rokok pun tetap membawa dampak serius bagi kesehatan tubuh.
Dalam wawancara menjelang peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Badiger menyebut setiap rokok mengandung zat berbahaya seperti nikotin, karbon monoksida, dan tar yang langsung memengaruhi tubuh begitu dihirup.
“Merokok sesekali tetap berarti menghirup berbagai zat berbahaya,” ujarnya.
Dampak Diam-Diam tapi Berbahaya
Menurut Badiger, efek rokok tidak selalu terasa secara langsung. Namun, kerusakan dalam tubuh bisa terjadi secara perlahan tanpa disadari. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa perokok sesekali tetap memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung dibandingkan mereka yang tidak merokok sama sekali.
Organ yang paling cepat terdampak adalah sistem kardiovaskular dan saluran pernapasan. Tekanan darah bisa meningkat, pembuluh darah mengalami gangguan, dan paru-paru mulai terpapar zat toksik sejak paparan pertama.
Tak hanya itu, risiko stroke dan serangan jantung juga meningkat, meskipun frekuensi merokok tidak setiap hari.
Risiko Kanker dan Efek Jangka Panjang
Paparan bahan kimia beracun dalam asap rokok juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko berbagai jenis kanker dalam jangka panjang. Zat seperti tar diketahui dapat merusak sel dan memicu pertumbuhan sel abnormal.
Badiger menegaskan, tidak ada batas aman dalam konsumsi rokok. Bahkan jumlah kecil tetap berkontribusi pada akumulasi risiko penyakit kronis.
Bahaya Ketergantungan Nikotin
Salah satu risiko terbesar dari merokok sesekali adalah potensi berubah menjadi kebiasaan rutin. Nikotin bersifat sangat adiktif dan dapat memicu ketergantungan dalam waktu relatif singkat.
“Banyak orang meremehkan betapa mudahnya kebiasaan ini berkembang menjadi kecanduan,” jelasnya.
Ketika tubuh mulai terbiasa dengan nikotin, dorongan untuk merokok akan meningkat, sehingga frekuensi konsumsi cenderung bertambah tanpa disadari.
Ancaman bagi Perokok Pasif
Dampak rokok tidak hanya dirasakan oleh perokok aktif. Asap rokok juga membahayakan orang di sekitarnya, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Paparan asap rokok pasif diketahui dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan, infeksi paru, hingga memperburuk kondisi kesehatan yang sudah ada.
Cara Aman: Berhenti Total
Untuk mengurangi risiko kesehatan, Badiger menyarankan masyarakat mencari alternatif yang lebih sehat dalam mengelola stres, seperti olahraga, meditasi, atau aktivitas positif lainnya.
Ia juga mendorong terciptanya lingkungan bebas rokok, baik di rumah maupun tempat kerja, guna melindungi orang lain dari paparan asap berbahaya.
“Sudah saatnya meninggalkan anggapan bahwa merokok sesekali itu aman. Faktanya, setiap batang rokok tetap berdampak pada tubuh,” tegasnya.
Para ahli sepakat, menghentikan penggunaan tembakau sepenuhnya merupakan langkah terbaik untuk menjaga kesehatan jantung, paru-paru, dan mencegah berbagai penyakit kronis di masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah memastikan cadangan BBM berada di standar minimal 18–21 hari dan harga BBM subsidi tak naik hingga akhir 2026.
Kadin DIY menyebut kekuatan ekonomi Jogja sebagai “tambang ide”. Riset kampus didorong terhubung dengan industri dan pasar.
Kemenhub mencatat 409 penerbangan terdampak karhutla di Kalimantan pada 14-20 September 2026, naik dari 159 penerbangan
Aldo korban KM Virgo sempat keluar kapal sebelum kembali mengambil tas dan menunggu temannya. Jenazahnya ditemukan setelah 10 hari pencarian.
KPK memeriksa Presiden Komisaris Tempo Scan Group Handojo Selamet Muljadi terkait dugaan pemberian kepada oknum di Imipas.
TNI AU melakukan uji coba terjun payung dari Airbus A400M dalam latihan bersama Angkatan Udara Prancis pada Misi Pegase 2026 di Halim.