New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Usus buntu/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Berbagai mitos seputar makanan terus beredar di masyarakat.
Salah satu anggapan yang paling banyak dipercaya oleh masyarakat, adalah soal radang usus buntu dapat terjadi jika Anda menelan biji-bijian, seperti cabai.
Alhasil, banyak orang yang memisahkan bijinya dari cabai sebelum memakannya. Padahal, hal ini belum terbukti benar secara medis.
Hal ini pun diluruskan oleh dokter Spesialis Penyakit Dalam, RA Adaninggar,dr,SpPD.
Melalui unggahan Reels instagram, dirinya menyebutkan bahwa biji cabai sampai saat ini belum terbukti dapat memicu peradangan atau penyakit penyakit usus buntu.
“Kasus ini sangat jarang terjadi. Biasanya peradangan terjadi karena adanya sejumlah faktor hingga membuat usus buntu meradang, bengkak, dan bernanah,” ujar dr. Ning melalui akun Instagramnya pada Senin (04/7/2022).
Hal ini makin diperkuat dengan studi yang diterbitkan Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine, di mana jambu dengan biji yang lebih kecil dari cabai atau biji buah lainnya sangat kecil potensinya menyebabkan usus buntu.
Dari hampir 1.400 penderita usus buntu, hanya satu kasus radang usus buntu yang disebabkan oleh biji buah. Artinya, risiko mengalami kasus usus buntu akibat makan jambu biji ataupun biji buah lain hanya sekitar 0.05 persen.
Melansir dari Johns Hopkins Medicine pada Selasa (05/7/2022), ada sejumlah faktor yang diduga dapat menyebabkan seseorang mengalami radang usus buntu, misalnya:
Di akhir, dr. Ning juga menjelaskan, apabila biji tersebut tertelan, maka pada umumnya dapat dikeluarkan dari tubuh secara alami. Ini karena sistem pencernaan manusia sudah punya cara khusus untuk melumatkan makanan yang dimakan. Setelah dikunyah di dalam mulut, makanan akan dihancurkan oleh enzim-enzim pencernaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini 23 September 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal SIMMADE, SIMENOR, Satpas dan syarat perpanjangan.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 tersedia di Satpas, SIMMADE, SIMPITU hingga layanan malam. Cek lokasi dan syaratnya.
Jadwal SIM Sleman Kamis 24 September 2026 tersedia di MPP Sleman. Cek lokasi, jam layanan, jenis SIM, dan syarat perpanjangan.
SIM Keliling Polda DIY Kamis 24 September 2026 hadir di Q Homemart. Cek jadwal, syarat, biaya perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal SIM Keliling Jogja Kamis 24 September 2026 tersedia di Alkid. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A dan C.