Advertisement
Ada Tanda Ini, Bisa Jadi Anda Mengalami Masalah Jantung
Ilustrasi serangan jantung
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Serangan jantung adalah kondisi kesehatan yang begitu serius dan sampai dengan hari ini itu masih menjadi penyebab kematian nomor satu di AS.
"Hampir setengah dari orang-orang yang mengalami serangan jantung tidak menyadarinya pada saat itu," kata Harvard Medical School
Advertisement
Itu berbahaya, karena serangan jantung yang tidak diobati dapat menyebabkan kerusakan permanen pada jantung atau berakibat fatal.
Dilansir dari eatthis.com Kamis (16/09/2021) berikut 5 tanda Anda sudah mengalami serangan jantung.
1. Ketidaknyamanan di Dada Anda
Serangan jantung tidak selalu muncul dengan gejala klasik nyeri dada yang parah. Faktanya, hanya setengah dari serangan jantung yang terjadi dengan cara ini, kata Harvard Medical School . Sebaliknya, Anda mungkin hanya merasakan sedikit ketidaknyamanan, tekanan, sesak, atau tekanan di area dada.
2. Nyeri Leher atau Rahang
Nyeri di lengan atau rahang bisa menjadi tanda dari kondisi jantung, terutama pada wanita.
Di rahang, rasa sakit mungkin terasa di area kiri bawah. Rasa sakit ini mungkin datang tiba-tiba, membangunkan Anda di malam hari.
3. Pusing atau Kelelahan
Jantung yang rusak mengalami kesulitan menjaga darah mengalir ke otak. Penurunan aliran darah ini dapat menyebabkan sakit kepala ringan, pusing, atau kelelahan.
Wanita sangat rentan terhadap gejala ini. Jika Anda mengalami kelelahan atau pusing yang tidak dapat dijelaskan sebabnya, ada baiknya Anda memeriksakannya.
4. Mual
Rasa mual tidak selalu dikaitkan dengan sesuatu yang Anda makan.
Mual adalah gejala serangan jantung yang sering diabaikan, kata Kristin Hughes, MD, seorang dokter pengobatan darurat bersertifikat yang berbasis di Chicago. Hal ini terutama berlaku untuk wanita, orang tua, dan penderita diabetes.
5. Sesak Napas
Jika Anda sering mengalami sesak napas tanpa rasa tidak nyaman di dada, Anda harus memeriksakan jantung Anda, kata Hughes.
Dalam beberapa kasus, ini dapat disebabkan oleh suatu kondisi di mana paru-paru terisi cairan setelah jaringan jantung rusak akibat serangan jantung.
Orang dengan asma mungkin berpikir ini adalah gejala yang memburuk, padahal sebenarnya jauh lebih serius.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Gudang Sampah di Bantul Terbakar Akibat Ditinggal Beli Makan
- Jadwal KSPN Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Ndrini 26 Maret
- Sampah Lebaran Sleman: Volume TPST Turun, Waspada Lonjakan 15 Persen
- Jumlah Penumpang Bandara YIA Melonjak 31 Persen Saat Puncak Arus Balik
- Pemkot Jogja Kaji WFH Bagi ASN Guna Tekan Biaya Operasional Kendaraan
Advertisement
Advertisement








