Advertisement

Anak Rentan Tumbang Akibat Kelelahan Arus Balik Jelang Masuk Sekolah

Newswire
Kamis, 26 Maret 2026 - 14:37 WIB
Maya Herawati
Anak Rentan Tumbang Akibat Kelelahan Arus Balik Jelang Masuk Sekolah Foto ilustrasi anak/anak Indonesia dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Kondisi fisik dan mental anak-anak kini menjadi perhatian utama saat masa libur Lebaran 2026 segera berakhir dan jadwal kembali ke sekolah semakin dekat.

Kelelahan akibat perjalanan jauh selama arus balik dikhawatirkan bakal membuat kondisi kesehatan siswa menurun drastis saat harus kembali mengikuti rutinitas belajar di kelas.

Advertisement

Berdasarkan kalender pendidikan, para siswa PAUD hingga SMA dijadwalkan kembali masuk sekolah pada Senin (30/3/2026) setelah menikmati libur dua pekan sejak 16 Maret lalu.

Situasi di lapangan saat ini menunjukkan kepadatan jalur darat mulai meningkat, sehingga pengaturan waktu kepulangan menjadi kunci agar anak-anak tidak tumbang sebelum hari pertama sekolah tiba.

Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jasra Putra, menekankan bahwa perjalanan yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak signifikan pada anak.

"Faktor kelelahan setelah perjalanan panjang tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga secara signifikan memengaruhi kondisi psikologis dan mental anak," ujar Jasra saat dihubungi di Jakarta pada Kamis (26/3/2026).

Bagi keluarga yang melakukan perjalanan di lintas darat, kewaspadaan terhadap kemacetan panjang harus ditingkatkan dibandingkan pengguna moda transportasi seperti kereta api atau pesawat.

Orang tua diharapkan selalu mematuhi arahan petugas serta rambu lalu lintas di sepanjang jalur kepulangan demi menjamin keamanan anak selama di perjalanan.

KPAI menilai penyelenggaraan mudik tahun ini sejatinya sudah berjalan cukup baik di berbagai wilayah. Namun, petugas di titik-titik rawan macet diminta tetap siaga melakukan rekayasa lalu lintas untuk meminimalkan waktu tempuh yang terlalu lama bagi penumpang kategori anak-anak.

Potensi kepadatan di hari-hari terakhir libur memerlukan langkah antisipatif yang matang dari setiap keluarga.

Persiapan yang dilakukan sejak jauh hari, termasuk pemilihan rute yang lebih lancar, sangat krusial bagi mereka yang menghabiskan masa liburan hingga momen terakhir.

KPAI mengingatkan agar momentum kembali ke bangku sekolah maupun pesantren tidak diawali dengan kondisi kesehatan yang menurun. D

engan pengaturan jadwal balik yang tepat, diharapkan anak-anak bisa memulai semester baru dengan energi yang penuh dan mental yang segar pada awal pekan mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid

Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid

News
| Kamis, 26 Maret 2026, 15:17 WIB

Advertisement

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Wisata
| Kamis, 26 Maret 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement